Menjelang Ramadhan BULOG Perkuat Pasokan Pangan Nasional

- Penulis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bulog Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional (dok. rentak.id)

Bulog Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional (dok. rentak.id)

JAKARTA – Menjelang rangkaian Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2026, pemerintah memperkuat upaya menjaga stabilitas pangan melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional yang digelar pada 13 Februari 2026.

Dalam agenda besar ini, Perum BULOG mengambil peran sentral dengan memastikan ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok bagi masyarakat di seluruh penjuru negeri.

Program yang diselenggarakan bersama Badan Pangan Nasional (BAPANAS) tersebut dilaksanakan secara masif di 1.218 titik yang tersebar di berbagai daerah. Seluruh Kantor Wilayah dan Kantor Cabang BULOG terlibat aktif, berkolaborasi dengan pemerintah pusat, 38 pemerintah provinsi, serta 497 pemerintah kabupaten dan kota.

Pada pembukaan kegiatan di Pasar Tani & Halaman Gedung B Kementan, Kepala BAPANAS yang juga menjabat Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa stabilitas harga pangan merupakan amanat langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Ia mengajak seluruh pihak menjaga harga pangan tetap stabil, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan.

Amran juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap potensi pelanggaran distribusi pangan. Ia meminta aparat penegak hukum di seluruh Indonesia bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan dengan cara merugikan masyarakat.

Sementara itu, Direktur Operasi Perum BULOG, Andi Afdal, memastikan kondisi cadangan pangan nasional berada pada level aman. Saat ini BULOG menguasai sekitar 3,4 juta ton Cadangan Beras Pemerintah, ditopang oleh stok minyak goreng dan gula yang memadai.

Menurutnya, kesiapan stok ini menjadi fondasi penting dalam menghadapi momentum besar seperti Ramadhan dan Idul Fitri, Tahun Baru Imlek, serta Hari Raya Nyepi 2026. Melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dan Gerakan Pangan Murah, BULOG terus menyalurkan pangan berkualitas dengan harga terjangkau agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok tanpa tekanan lonjakan harga.

Lebih jauh, keterlibatan BULOG dalam GPM Serentak Nasional menegaskan kehadiran negara dalam menjaga kesejahteraan masyarakat. Sinergi antara BULOG, BAPANAS, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mendekatkan akses pangan murah sekaligus menekan inflasi pangan selama periode HBKN.

Dengan langkah strategis ini, BULOG tidak hanya menjalankan fungsi sebagai pengelola cadangan pangan pemerintah, tetapi juga menjadi garda depan intervensi pasar demi menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Investasi Rp1.010 Triliun Diklaim Tumbuh, Hafisz Tohir Soroti Lelang SUN Anjlok 50 Persen
Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton
50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia
Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun
Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber
Beras SPHP Dikemas Ulang Jadi 50 Kg, BULOG Turunkan Satgas Khusus ke Seluruh Indonesia
Wamentan Dorong Koperasi Beli Susu Peternak Langsung, Ini Targetnya
Mentan Bongkar Modus Penyelewengan Beras SPHP, 8 Pegawai Bulog dan Bapanas Dicopot

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:51 WIB

Investasi Rp1.010 Triliun Diklaim Tumbuh, Hafisz Tohir Soroti Lelang SUN Anjlok 50 Persen

Minggu, 1 November 2026 - 14:20 WIB

Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:47 WIB

50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber

Berita Terbaru