Mengenal Jenjang Kepangkatan dalam TNI: Simbol Pengabdian dan Kehormatan

- Penulis

Sabtu, 29 Maret 2025 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengenal Jenjang Kepangkatan dalam TNI: Simbol Pengabdian dan Kehormatan. (Indonesia baik)

Mengenal Jenjang Kepangkatan dalam TNI: Simbol Pengabdian dan Kehormatan. (Indonesia baik)

RENTAK.ID – Saat melihat seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), pernahkah Anda memperhatikan lambang yang tersemat di pundaknya?

Lebih dari sekadar hiasan, lambang tersebut merepresentasikan tingkat pengalaman, tanggung jawab, serta jenjang karier yang telah ditempuh oleh seorang anggota militer.

Dalam sistem militer Indonesia, TNI terbagi ke dalam tiga matra utama, yakni Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU).

Ketiganya memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda, tetapi sistem kepangkatannya memiliki kesamaan dalam struktur dan hierarki.

Tiga Golongan Pangkat di TNI

Secara umum, kepangkatan dalam TNI dikelompokkan ke dalam tiga golongan utama:

1. Tamtama – Golongan prajurit yang berada di tingkat awal karier militer. Mereka merupakan pasukan pelaksana yang bertugas di garis depan dalam berbagai operasi militer.

2. Bintara – Prajurit yang telah menempuh jenjang lebih tinggi dari tamtama dan bertindak sebagai penghubung antara perwira dan tamtama, sering kali memiliki tugas kepemimpinan di tingkat regu.

3. Perwira – Kelompok dengan tingkat kepemimpinan yang lebih tinggi, bertugas dalam perencanaan strategis dan pengambilan keputusan penting dalam struktur militer.

Urutan Pangkat di Setiap Matra TNI

1. Pangkat TNI Angkatan Darat (TNI AD)

Perwira: Jenderal, Letnan Jenderal, Mayor Jenderal, Brigadir Jenderal, Kolonel, Letnan Kolonel, Mayor, Kapten, Letnan Satu, Letnan Dua.

Bintara: Pembantu Letnan Satu, Pembantu Letnan Dua, Sersan Mayor, Sersan Kepala, Sersan Satu, Sersan Dua.

Tamtama: Kopral Kepala, Kopral Satu, Kopral Dua, Prajurit Kepala, Prajurit Satu, Prajurit Dua.

2. Pangkat TNI Angkatan Laut (TNI AL)

Perwira: Laksamana, Laksamana Madya, Laksamana Muda, Laksamana Pertama, Kolonel, Letnan Kolonel, Mayor, Kapten, Letnan Satu, Letnan Dua.

Bintara: Pembantu Letnan Satu, Pembantu Letnan Dua, Sersan Mayor, Sersan Kepala, Sersan Satu, Sersan Dua.

Tamtama: Kopral Kepala, Kopral Satu, Kopral Dua, Kelasi Kepala, Kelasi Satu, Kelasi Dua.

3. Pangkat TNI Angkatan Udara (TNI AU)

Perwira: Marsekal, Marsekal Madya, Marsekal Muda, Marsekal Pertama, Kolonel, Letnan Kolonel, Mayor, Kapten, Letnan Satu, Letnan Dua.

Bintara: Pembantu Letnan Satu, Pembantu Letnan Dua, Sersan Mayor, Sersan Kepala, Sersan Satu, Sersan Dua.

Tamtama: Kopral Kepala, Kopral Satu, Kopral Dua, Prajurit Kepala, Prajurit Satu, Prajurit Dua.

Kepangkatan: Bukti Dedikasi dan Loyalitas

Setiap pangkat dalam TNI mencerminkan pengalaman, keterampilan, serta dedikasi seseorang dalam mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.

Seorang prajurit yang naik pangkat bukan hanya diukur dari masa dinasnya, tetapi juga dari prestasi, kompetensi, serta loyalitas yang telah ditunjukkan selama bertugas.

Selain sebagai sistem hierarki, kepangkatan dalam TNI juga menggambarkan nilai-nilai utama dalam dunia militer, yaitu disiplin, kepemimpinan, serta keberanian dalam menghadapi berbagai tantangan demi menjaga stabilitas dan keamanan nasional.

Dengan memahami struktur kepangkatan ini, kita dapat lebih mengapresiasi peran setiap anggota TNI dalam menjaga kedaulatan Indonesia.

Pangkat bukan sekadar lambang di pundak, tetapi juga simbol dari perjuangan dan pengorbanan yang telah diberikan demi negeri tercinta.***

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru