Menaker: Program Magang Nasional Buka Peluang Rekrutmen bagi Lulusan Baru

- Penulis

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menaker Yassierli bersama para magang di Bandung (dok rentak,id)

Menaker Yassierli bersama para magang di Bandung (dok rentak,id)

BANDUNG – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa program magang nasional atau MagangHub yang dijalankan di berbagai perusahaan industri tidak hanya memberikan pengalaman kerja bagi lulusan baru, tetapi juga menjadi jalur potensial untuk direkrut sebagai karyawan tetap.

Hal tersebut disampaikan Menaker saat meninjau langsung pelaksanaan program magang di PT Dirgantara Indonesia (PTDI), Bandung, Kamis (5/3/2026). Ia mengatakan perusahaan kerap melihat peserta magang sebagai kandidat potensial karena telah mengenal kemampuan mereka selama menjalani program tersebut.

“Karena bagi perusahaan, mencari kandidat itu tidak mudah. Jadi ketika Anda sudah hadir di sini enam bulan, maka ngapain perusahaan cari yang lain kalau spesifikasinya memenuhi. Karena merekrut yang baru belum tentu juga dikenal baik, uji coba tahu-tahu tidak cocok dan itu mahal buat perusahaan,” kata Yassierli.

Menurut Menaker, program magang memberikan manfaat yang saling menguntungkan bagi peserta maupun perusahaan. Peserta magang memperoleh pengalaman kerja nyata, sertifikat, uang saku, serta kesempatan membangun jejaring profesional. Sementara itu, perusahaan dapat menjaring calon tenaga kerja yang potensial tanpa harus menanggung biaya uang saku karena ditanggung pemerintah.

Ia juga menilai pengalaman magang di perusahaan strategis seperti PT Dirgantara Indonesia memberikan nilai tambah yang besar bagi para lulusan baru. Bahkan, dari hasil peninjauan yang dilakukan, beberapa peserta magang sudah terlibat langsung dalam proses final assembly pesawat.

“Ini menunjukkan sekali lagi apa yang kita harapkan, bagaimana magang ini bisa memberikan pengalaman kepada fresh graduate lulusan perguruan tinggi mendapatkan berbagai macam pengalaman, dan alhamdulillah bisa terwujud,” ujarnya.

Menaker pun mengingatkan para peserta agar memanfaatkan kesempatan magang tersebut secara maksimal sebagai bekal memasuki dunia kerja.

“Jangan sia-siakan kesempatan ini. Tunjukkan bahwa Anda mampu, tekun, dan berdedikasi. Pastikan setelah menyelesaikan enam bulan magang, Anda benar-benar siap memasuki dunia kerja,” pesannya.

Dalam kesempatan itu, Menaker juga menyampaikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang telah membuka peluang magang bagi lulusan perguruan tinggi, termasuk PTDI. Ia berharap program ini terus berkembang sehingga semakin banyak lulusan yang memperoleh pengalaman kerja di dunia industri.

Sementara itu, Direktur Produksi PTDI Dena Herdiana menyambut baik kunjungan Menaker dan menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui program magang.

Ia menyebutkan bahwa sepanjang 2025 PTDI menerima 134 peserta magang yang terdiri dari 86 laki-laki dan 48 perempuan dari berbagai latar belakang pendidikan dan keahlian.

“Kami percaya sinergi antara dunia industri dan pemerintah merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan mampu bersaing di tingkat global,” ujar Dena.

Salah satu peserta magang, Farhan, yang telah menjalani program tersebut selama tiga bulan di PTDI, mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru selama mengikuti program tersebut. Ia ditempatkan di bagian maintenance facility dan terlibat dalam berbagai aktivitas operasional.

“Selama menjalani magang, saya terlibat dalam berbagai kegiatan perawatan fasilitas perusahaan, baik terjun langsung ke lapangan maupun mengerjakan dokumen pekerjaan di dalam ruangan. Saya banyak mempelajari hal-hal baru yang sebelumnya belum pernah dilakukan. Jadi program magang ini sangat bermanfaat,” katanya.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Komisi VI DPR RI dan BULOG Bersinergi Kawal Bantuan Pangan di Jakarta
KSPI Usulkan Upah Minimum 2027 Naik 7,5-9,5 Persen, Ini Hitungannya
DPD RI Minta TKD dalam RAPBN 2027 Naik Jadi Rp760 Triliun, Ini Alasannya
Libur Nasional 2027 Ada 18 Hari, Ini Daftar Lengkap Tanggalnya
Pemerintah Berencana Rekrut 80 Ribu Polhut, DPR Ingatkan Soal Anggaran dan Teknologi
Ateng Sutisna Ungkap 5 Agenda HPDKI 2026-2031, dari Pakan hingga Pasar Ekspor
Indonesia-Filipina Percepat MoU Tata Kelola Migrasi Tenaga Kerja
Bencana NTT, BULOG Salurkan 1,84 Juta Kg Beras dan Siapkan Stok 93,7 Juta Kg

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:16 WIB

Komisi VI DPR RI dan BULOG Bersinergi Kawal Bantuan Pangan di Jakarta

Kamis, 17 September 2026 - 10:09 WIB

KSPI Usulkan Upah Minimum 2027 Naik 7,5-9,5 Persen, Ini Hitungannya

Kamis, 17 September 2026 - 07:38 WIB

Libur Nasional 2027 Ada 18 Hari, Ini Daftar Lengkap Tanggalnya

Rabu, 16 September 2026 - 10:07 WIB

Pemerintah Berencana Rekrut 80 Ribu Polhut, DPR Ingatkan Soal Anggaran dan Teknologi

Selasa, 15 September 2026 - 17:29 WIB

Ateng Sutisna Ungkap 5 Agenda HPDKI 2026-2031, dari Pakan hingga Pasar Ekspor

Berita Terbaru