Topik magang nasional

Susana pendaftaran Program Pemagangan Nasional atau MagangHub Batch 2 Angkatan II Tahun 2026 (ilustrasi dibikin ai-rentak.id)

Nasional

MagangHub Batch 2 Angkatan II 2026 Dibuka, Cek Jadwal dan Kuota Pesertanya

Nasional | Jumat, 4 September 2026 - 08:04 WIB

Jumat, 4 September 2026 - 08:04 WIB

Program ini menyediakan 50.000 kuota peserta untuk satu angkatan. Seleksi akan berlangsung pada 9–15 September 2026, sedangkan hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 18 September 2026.

Suasana MagangHub Batch 2 Angkatan II Tahun 2026 (ilustrasi dibikin ai-rentak.id)

Nasional

MagangHub Batch 2 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Jadwal Daftar Jadi Mitra Kemnaker

Nasional | Senin, 24 Agustus 2026 - 09:29 WIB

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:29 WIB

Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah memperluas akses pengalaman kerja bagi lulusan perguruan tinggi dan pendidikan profesi. Melalui program pemagangan, peserta diharapkan tidak hanya mendapatkan pengalaman langsung di dunia kerja, tetapi juga memiliki kompetensi yang lebih sesuai dengan kebutuhan industri.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (foto.lazir)

Nasional

Kemnaker: 78 Ribu Peserta Selesaikan Program Magang Nasional 2025, 35 Persen Ditawari Kerja

Nasional | Selasa, 26 Mei 2026 - 19:13 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:13 WIB

Program Magang Nasional 2025 Tahap II resmi ditutup di Jakarta, Selasa (26/5/2026). Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, sebanyak 62 ribu peserta fresh graduate telah menyelesaikan program pada tahap kedua. Jumlah itu melengkapi sekitar 16 ribu peserta pada Batch I.

Menaker Yassierli bersama para magang di Bandung (dok rentak,id)

Nasional

Menaker: Program Magang Nasional Buka Peluang Rekrutmen bagi Lulusan Baru

Nasional | Jumat, 6 Maret 2026 - 20:28 WIB

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:28 WIB

“Karena bagi perusahaan, mencari kandidat itu tidak mudah. Jadi ketika Anda sudah hadir di sini enam bulan, maka ngapain perusahaan cari yang lain kalau spesifikasinya memenuhi. Karena merekrut yang baru belum tentu juga dikenal baik, uji coba tahu-tahu tidak cocok dan itu mahal buat perusahaan,” kata Yassierli.