MagangHub Batch 2 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Jadwal Daftar Jadi Mitra Kemnaker

- Penulis

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana MagangHub Batch 2 Angkatan II Tahun 2026 (ilustrasi dibikin ai-rentak.id)

Suasana MagangHub Batch 2 Angkatan II Tahun 2026 (ilustrasi dibikin ai-rentak.id)

JAKARTA – Kesempatan bagi perusahaan dan kementerian/lembaga untuk terlibat dalam Program Pemagangan Nasional kembali dibuka. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka pendaftaran calon mitra penyelenggara MagangHub Batch 2 Angkatan II Tahun 2026 mulai 21 hingga 31 Agustus 2026.

Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah memperluas akses pengalaman kerja bagi lulusan perguruan tinggi dan pendidikan profesi. Melalui program pemagangan, peserta diharapkan tidak hanya mendapatkan pengalaman langsung di dunia kerja, tetapi juga memiliki kompetensi yang lebih sesuai dengan kebutuhan industri.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, keterlibatan perusahaan serta kementerian/lembaga sangat penting untuk memperluas kesempatan lulusan perguruan tinggi dan pendidikan profesi dalam memasuki dunia kerja.

“Kemnaker mengajak perusahaan, kementerian, atau lembaga untuk turut berpartisipasi dalam Program Pemagangan Nasional demi memperluas kesempatan bagi lulusan perguruan tinggi dan pendidikan profesi untuk memperoleh pengalaman kerja dan meningkatkan kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” ujar Yassierli melalui Siaran Pers Biro Humas, Sabtu (22/8/2026).

Syarat Jadi Mitra MagangHub

Untuk menjadi mitra penyelenggara, calon mitra terlebih dahulu wajib memiliki akun SIAPKerja. Selain itu, perusahaan atau lembaga harus menunjuk satu orang pegawai yang telah terdaftar dalam Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP) untuk bertindak sebagai admin penyelenggara pemagangan.

Admin tersebut nantinya bertanggung jawab melakukan proses pendaftaran secara mandiri melalui laman resmi MagangHub.

Sejumlah dokumen dan data juga harus disiapkan calon mitra, di antaranya Nomor Induk Berusaha (NIB) atau kode pendaftaran WLKP, data pimpinan perusahaan, surat penunjukan admin, serta surat pernyataan kesediaan menjadi mitra penyelenggara pemagangan.

Tak berhenti pada pendaftaran, perusahaan juga harus mengusulkan program pemagangan yang akan ditawarkan kepada calon peserta.

Usulan tersebut wajib memuat informasi penting, mulai dari posisi yang tersedia, persyaratan program studi, lokasi pemagangan, jumlah kebutuhan peserta, deskripsi posisi, hingga jumlah hari pemagangan dan hari libur dalam satu minggu.

Pendaftaran Mitra MagangHub hingga 31 Agustus

Setelah pendaftaran dan pengusulan program selesai, Kemnaker akan melakukan verifikasi terhadap seluruh calon mitra.

Tahap verifikasi dijadwalkan berlangsung pada 1–3 September 2026. Hasil verifikasi inilah yang akan menjadi dasar penetapan perusahaan maupun kementerian/lembaga sebagai mitra penyelenggara pemagangan.

“Setelah proses pendaftaran dan pengusulan program, kami akan melakukan verifikasi terhadap calon mitra penyelenggara pada 1–3 September 2026. Hasil verifikasi tersebut menjadi dasar penetapan mitra penyelenggara pemagangan sebelum kemudian diumumkan melalui laman MagangHub,” kata Yassierli.

Setelah mitra penyelenggara ditetapkan, program memasuki tahap pendaftaran peserta. Pendaftaran peserta dibuka pada 3–8 September 2026.

Selanjutnya, mitra penyelenggara akan melakukan proses rekrutmen sekaligus mengusulkan peserta pada 9–15 September 2026.

Peserta yang telah diusulkan kemudian mengikuti tahapan seleksi dan penetapan peserta pemagangan pada 16–18 September 2026. Hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 18 September 2026.

Dengan rangkaian tahapan tersebut, Program Pemagangan Nasional MagangHub Batch 2 Angkatan II 2026 diharapkan menjadi jembatan yang mempertemukan lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan nyata dunia kerja.

Bagi perusahaan dan kementerian/lembaga yang ingin ikut ambil bagian, pendaftaran calon mitra menjadi tahap awal yang harus diperhatikan karena seluruh proses dilakukan secara bertahap mulai dari pendaftaran, pengusulan program, verifikasi, hingga penetapan mitra penyelenggara.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Sugiono Temukan Akar Masalah Stunting di Subang, MBG Saja Tak Cukup
Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja
Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Hampir Rampung, Kementerian PU Siapkan Asrama 5 Lantai dan Masjid 4 Lantai
Indrajaya Sentil Kebijakan Pusat: Jangan Cuma Bagus di Atas Kertas, Rakyat Harus Merasakan Dampaknya

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 08:53 WIB

Sugiono Temukan Akar Masalah Stunting di Subang, MBG Saja Tak Cukup

Minggu, 1 November 2026 - 14:41 WIB

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Minggu, 1 November 2026 - 08:43 WIB

Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani

Minggu, 1 November 2026 - 08:32 WIB

Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa

Berita Terbaru