Megawati Bertemu Ramos-Horta dan Para Peraih Nobel-Turing Award, Ini yang Dibahas

- Penulis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

José Ramos-Horta dan Megawati Soeakranoputri (dok. pdip)

José Ramos-Horta dan Megawati Soeakranoputri (dok. pdip)

JAKARTA – Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi tema utama pertemuan Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dengan Presiden Timor-Leste José Ramos-Horta dan sejumlah ilmuwan dunia di Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Science for Development Summit 2026. Forum ini mempertemukan tokoh politik, negarawan, ilmuwan, hingga para peraih penghargaan bergengsi dunia untuk bertukar pandangan mengenai masa depan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pengaruhnya terhadap kehidupan manusia.

Megawati dijadwalkan menerima Ramos-Horta bersama delegasi summit di kantor Megawati Institute, Jakarta. Dalam agenda tersebut, Megawati juga akan didampingi kedua putra-putrinya, M. Prananda Prabowo dan Puan Maharani.

Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan pertemuan dirancang dalam format yang cukup akrab. Agenda diawali dengan makan siang bersama, kemudian dilanjutkan dengan dialog meja bundar atau roundtable discussion.

“Ibu Megawati akan duduk di satu meja bersama Presiden Ramos-Horta, Mas Prananda, Mbak Puan. Selain itu, Dubes Timor-Leste untuk Indonesia Roberto Sarmento de Oliveira Soares, penerima Hadiah Nobel Ilmu Ekonomi tahun 1997 Robert C. Merton dan istrinya, Azita Merton, serta Dewan Pengarah BRIN Bambang Kesowo,” ujar Hasto di Jakarta, Jumat.

Dialog tersebut akan dimoderatori Direktur Eksekutif Megawati Institute, Hilmar Farid. Para peserta dijadwalkan menyampaikan pandangan mengenai perkembangan riset, teknologi, serta tantangan yang muncul seiring pesatnya kemajuan pengetahuan.

Hasto mengungkapkan, Megawati memberikan perhatian khusus terhadap agenda tersebut. Bahkan, sehari sebelum pertemuan, Kamis (27/8/2026) sore, Megawati menyempatkan diri mengecek langsung kesiapan kantor Megawati Institute.

Menurut Hasto, forum tersebut diharapkan tidak hanya menjadi pertemuan seremonial. Kehadiran para ilmuwan dan pemikir dunia dinilai membuka kesempatan untuk membicarakan berbagai persoalan aktual dari perspektif ilmu pengetahuan dan kemanusiaan.

“Diharapkan agenda hari ini berjalan dengan lancar dan menjadi momentum untuk saling bertukar pikiran mengenai perkembangan ilmu pengetahuan dan berbagai isu terkini. Apalagi yang hadir merupakan para penerima Nobel dan Turing di bidangnya. Mereka adalah para pujangga pengetahuan,” kata Hasto.

Delegasi Science for Development Summit 2026

Ramos-Horta datang ke Jakarta bersama delegasi yang sebelumnya mengikuti rangkaian Science for Development Summit 2026 di Dili, Timor-Leste.

Hasto menjelaskan, Presiden Timor-Leste tersebut membawa para peserta summit untuk melanjutkan dialog dengan Megawati serta sejumlah tokoh dan pimpinan lembaga riset di Indonesia.

“Mereka baru saja berbicara di forum Science for Development Summit 2026 di Dili, Timor-Leste. Presiden Ramos-Horta membawa seluruh delegasi untuk bertemu dengan Ibu Megawati dan pimpinan badan riset nasional,” tutur Hasto.

Secara keseluruhan, pertemuan di Jakarta dijadwalkan dihadiri 10 individu penerima Nobel, termasuk Ramos-Horta, satu perwakilan dari organisasi penerima Nobel, serta empat peraih Turing Award.

Kehadiran para tokoh tersebut membuat pertemuan di Megawati Institute menjadi forum yang mempertemukan dua dunia sekaligus: kepemimpinan politik dan kenegaraan dengan para ilmuwan serta pemikir dunia.

Ilmu pengetahuan, teknologi, pembangunan, dan kemanusiaan menjadi benang merah pembahasan yang diharapkan melahirkan pertukaran gagasan mengenai tantangan dunia ke depan.

Setelah seluruh rangkaian dialog selesai, Megawati bersama Ramos-Horta dan para delegasi dijadwalkan mengabadikan momen melalui sesi foto bersama di halaman kantor Megawati Institute.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

BRICS, Amerika dan Palestina: Karyono Wibowo Ingatkan Arah Diplomasi Indonesia
Anhar Gonggong: 100 Profesor Surati Prabowo, Minta Gibran Mundur!
Menko Polkam Apresiasi Sinergi TNI-Polri dan Pemda Pulihkan Keamanan Papua Barat Daya
IBSW Nilai Kiprah Dasco Responsif Selesaikan Persoalan Rakyat
Survei IPO Ungkap Tiga Pekerjaan Rumah Pemerintah: Harga Pangan, Korupsi, dan Lapangan Kerja
Prabowo Kumpulkan Menteri di Istana, Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Jadi Sorotan
Ratusan Anak Muda Padati Sekolah Partai PDIP, Komarudin Watubun Tekankan 3 Pilar Ini
Gerindra Soroti Kinerja Kabinet Prabowo, 42 Menteri dan Wamen Dinilai Belum Optimal

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 08:07 WIB

BRICS, Amerika dan Palestina: Karyono Wibowo Ingatkan Arah Diplomasi Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:35 WIB

Anhar Gonggong: 100 Profesor Surati Prabowo, Minta Gibran Mundur!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Menko Polkam Apresiasi Sinergi TNI-Polri dan Pemda Pulihkan Keamanan Papua Barat Daya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:13 WIB

IBSW Nilai Kiprah Dasco Responsif Selesaikan Persoalan Rakyat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:35 WIB

Survei IPO Ungkap Tiga Pekerjaan Rumah Pemerintah: Harga Pangan, Korupsi, dan Lapangan Kerja

Berita Terbaru