JAKARTA – PT Lenovo Indonesia kembali menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk Love On Month of Service (LMOS). Memasuki tahun ke-9 pelaksanaannya, program global ini terus menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan, sejalan dengan visi Lenovo “Smarter Technology for All”.
Pada LMOS 2025, Lenovo Indonesia memusatkan perhatian pada pelestarian lingkungan dengan melanjutkan program rehabilitasi hutan mangrove di kawasan Taman Wisata Angke, Pantai Indah Kapuk. Kegiatan yang digelar pada Rabu, 1 Oktober 2025 ini mencakup penanaman 1.000 pohon mangrove baru, melengkapi aksi serupa pada Juni 2024 yang telah menanam 1.100 pohon mangrove.
Langkah ini menjadi wujud konsistensi Lenovo dalam mendukung pelestarian ekosistem pesisir, meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim, serta menjaga keanekaragaman hayati. Program ini juga mencerminkan pendekatan Lenovo yang menempatkan komunitas lokal sebagai bagian penting dari keberlanjutan bisnis perusahaan.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan penanaman mangrove melibatkan para Lenovo Volunteers yang terdiri dari karyawan Lenovo dan mitra eksternal. Para peserta juga mengikuti tur perahu selama sekitar 20 menit di area konservasi mangrove seluas 99,82 hektare. Melalui kegiatan ini, para relawan mendapatkan pemahaman langsung mengenai peran vital mangrove dalam mencegah abrasi, menjaga ekosistem pesisir, serta melindungi wilayah pantai dari dampak perubahan iklim.
Selain fokus pada lingkungan, Lenovo Indonesia juga secara berkelanjutan menjalankan berbagai program sosial lainnya. Di antaranya adalah donasi laptop untuk laboratorium komputer di institusi pendidikan, pelatihan Microsoft Office, hingga pembagian paket sembako bagi masyarakat yang membutuhkan. Dalam lima tahun terakhir, program tersebut telah membantu 39 sekolah kurang mampu memiliki laboratorium komputer, yang berdampak langsung bagi lebih dari 15.000 siswa di berbagai daerah.
President Director PT Lenovo Indonesia, Budi Janto, menegaskan bahwa inisiatif sosial merupakan bagian tak terpisahkan dari nilai perusahaan.
“Lenovo percaya bahwa inisiatif sosial yang kami jalankan dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Melalui program ini, kami ingin menunjukkan bahwa komitmen Lenovo tidak hanya terbatas pada inovasi teknologi, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan komunitas dan pelestarian lingkungan,” ujarnya.
Ia menambahkan, LMOS juga menjadi sarana untuk memberdayakan karyawan agar terlibat langsung dalam aksi yang berdampak positif.
“Love On Month of Service bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang mengajak karyawan untuk berperan aktif menjaga masa depan bumi. Kami berharap program penanaman mangrove ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk melakukan aksi serupa,” tutup Budi Janto.
Secara global, Love On Month of Service telah menjadi salah satu program CSR Lenovo yang paling berdampak, dengan melibatkan ribuan karyawan setiap tahunnya di berbagai negara. Melalui LMOS 2025, Lenovo kembali membuktikan bahwa aksi sederhana yang dilakukan secara konsisten mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan.
Inisiatif ini sekaligus menegaskan peran Lenovo sebagai perusahaan teknologi yang tidak hanya berfokus pada pengembangan produk, tetapi juga pada tanggung jawab sosial dan lingkungan demi mewujudkan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Penulis : guntar
Editor : gunawan tarigan






