RENTAK.ID – Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri) kini memanfaatkan teknologi terbaru untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas dengan memperkenalkan Integrated Road Safety Management System (IRSMS) yang merupakan sebuah sistem software.
IRSMS memiliki fungsi untuk memantau dan mendata dengan rinci kecelakaan lalu lintas yang terjadi di seluruh Indonesia.
Sistem ini beroperasi selama 24 jam tanpa henti di bawah pengawasan Sub Direktorat Kecelakaan Lalu Lintas (Subditlaka) Korlantas Polri.
Kasubditlaka Ditgakkum Korlantas Polri, Kombes Pol Hotman Sirait, mengungkapkan bahwa IRSMS diluncurkan pertama kali sejak tahun 2013 dan terus berkembang hingga saat ini.
Hotman menyatakan, “IRSMS adalah kumpulan data kecelakaan lalu lintas dari seluruh wilayah di Indonesia. Data dasar dimasukkan oleh petugas lalu lintas tingkat Polres yang menanganinya. Sehingga, pada saat mereka turun di lokasi kejadian, data akan langsung terkumpul oleh IRSMS,” dilutip, Rabu (17/1/2024).
Dia menjelaskan bahwa data yang terkumpul akan diproses lebih lanjut untuk evaluasi jangka panjang dan penanganan cepat saat kondisi darurat.
“Data ini akan kami gunakan sebagai perbaikan dan penanganan cepat. Dari data yang terkumpul ini, kami dapat mengetahui anatomi kecelakaan lalu lintas yang terkait dengan faktor manusia, kendaraan, jalan, dan cuaca,” ujarnya.
Dengan kumpulan data yang terkumpul secara mendetail, Korlantas dapat mengambil tindakan preventif jangka panjang dan meminimalisir terjadinya kecelakaan di lokasi-lokasi tertentu, sehingga terjadinya kecelakaan di sana dapat dicegah.
“Hal ini akan menjadi terapi yang dicoba untuk melakukan perbaikan, sehingga kecelakaan tidak akan terjadi lagi di sana. Kami mempelajari semua detail kejadian yang pernah terjadi dan melakukan perbaikan dengan cara-cara yang tepat,” imbuh Hotman.













