Korlantas Polri Manfaatkan Teknologi Canggih IRSMS untuk Cegah Kecelakaan Lalu Lintas

- Penulis

Rabu, 17 Januari 2024 - 08:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Korlantas Polri. (ist)

Kantor Korlantas Polri. (ist)

RENTAK.ID – Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri) kini memanfaatkan teknologi terbaru untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas dengan memperkenalkan Integrated Road Safety Management System (IRSMS) yang merupakan sebuah sistem software.

IRSMS memiliki fungsi untuk memantau dan mendata dengan rinci kecelakaan lalu lintas yang terjadi di seluruh Indonesia.

Sistem ini beroperasi selama 24 jam tanpa henti di bawah pengawasan Sub Direktorat Kecelakaan Lalu Lintas (Subditlaka) Korlantas Polri.

Kasubditlaka Ditgakkum Korlantas Polri, Kombes Pol Hotman Sirait, mengungkapkan bahwa IRSMS diluncurkan pertama kali sejak tahun 2013 dan terus berkembang hingga saat ini.

Hotman menyatakan, “IRSMS adalah kumpulan data kecelakaan lalu lintas dari seluruh wilayah di Indonesia. Data dasar dimasukkan oleh petugas lalu lintas tingkat Polres yang menanganinya. Sehingga, pada saat mereka turun di lokasi kejadian, data akan langsung terkumpul oleh IRSMS,” dilutip, Rabu (17/1/2024).

Dia menjelaskan bahwa data yang terkumpul akan diproses lebih lanjut untuk evaluasi jangka panjang dan penanganan cepat saat kondisi darurat.

“Data ini akan kami gunakan sebagai perbaikan dan penanganan cepat. Dari data yang terkumpul ini, kami dapat mengetahui anatomi kecelakaan lalu lintas yang terkait dengan faktor manusia, kendaraan, jalan, dan cuaca,” ujarnya.

Dengan kumpulan data yang terkumpul secara mendetail, Korlantas dapat mengambil tindakan preventif jangka panjang dan meminimalisir terjadinya kecelakaan di lokasi-lokasi tertentu, sehingga terjadinya kecelakaan di sana dapat dicegah.

“Hal ini akan menjadi terapi yang dicoba untuk melakukan perbaikan, sehingga kecelakaan tidak akan terjadi lagi di sana. Kami mempelajari semua detail kejadian yang pernah terjadi dan melakukan perbaikan dengan cara-cara yang tepat,” imbuh Hotman.

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru