Kolaborasi Ditjen Pendidikan Vokasi dan FKS Group: Membuka Peluang Karir bagi Lulusan SMK

- Penulis

Rabu, 29 Mei 2024 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kiki Yuliati. (dok. Kemendokbudristel)

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kiki Yuliati. (dok. Kemendokbudristel)

RENTAK.ID – Sebanyak 16 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) dengan PT. Fishindo Kusuma Sejahtera (FKS) Group di Kantor Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada Selasa, 29 Mei 2024.

Kolaborasi ini dilakukan dalam rangka menyiapkan lulusan vokasi yang memiliki keterampilan yang relevan dan siap berkontribusi di dunia kerja.

PKS tersebut disaksikan langsung oleh Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kiki Yuliati; Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), Uuf Brajawidagda; Plt. Direktur SMK, Wardani Sugiyanto; serta Country Head FKS Group, Yanuar Samron.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kiki Yuliati, mengatakan bahwa kolaborasi antara DUDI dan satuan pendidikan vokasi dinilai sangat strategis.

“DUDI membuka peluang bagi siswa untuk memperoleh pengalaman praktis yang sangat berharga terkait apa dan bagaimana melakukan sebuah pekerjaan,” kata Dirjen Kiki.

Dirjen Kiki menambahkan bahwa satuan pendidikan vokasi seperti SMK bertanggung jawab mempersiapkan generasi muda dengan keterampilan dan pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan DUDI dan menjadi sumber daya manusia yang berkualitas.

Melalui kerja sama ini, lanjutnya, lulusan vokasi dapat memiliki keterampilan dan pengetahuan yang sesuai dengan kebutuhan industri.

“Kolaborasi ini tidak hanya menguntungkan bagi satuan pendidikan vokasi tetapi juga memberikan dampak positif bagi industri,” ucap Kiki.

Menurut Dirjen Kiki, keberlanjutan pertumbuhan industri tidak hanya bergantung pada faktor ekonomi semata tetapi juga pada ketersediaan tenaga kerja yang berkualitas.

Plt. Direktur Kemitraan dan Penyelarasan DUDI, Uuf Brajawidagda mengatakan bahwa kerja sama ini melingkupi penyelarasan kurikulum berbasis industri, peningkatan kompetensi bagi pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik, penyediaan guru tamu dari industri, pengembangan dan pemanfaatan sarana dan prasarana, sertifikasi kompetensi bagi pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik, magang, dan rekrutmen lulusan.

Sementara itu, Country Head FKS Group, Yanuar Samron, menyadari bahwa tanpa pendidikan, maka tidak akan ada pertumbuhan.

Sebagai perusahaan yang berfokus pada bidang makanan, FKS Group kemudian mengembangkan bisnis pada bidang infrastruktur dan properti.

FKS Group berusaha untuk melampaui harapan dan investasi pemangku kepentingan dengan memastikan pertumbuhan grup yang berkelanjutan dan mengembangkan kompetensi karyawan.

Kemitraan antara satuan pendidikan vokasi dengan DUDI diharapkan akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan memperkuat posisi Indonesia dalam kancah global.

Seperti diketahui, Indonesia membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas dan ahli agar dapat bersaing dengan negara tetangga maupun tetangga jauh di dunia kerja. Dalam upaya menghasilkan lulusan SMK yang relevan dengan kebutuhan industri, kolaborasi antara DUDI dan satuan pendidikan vokasi perlu terus ditingkatkan.

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru

Transportasi

Pelanggan KA PSO KAI Tumbuh 7,7 Persen, Tembus 14,16 Juta

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:49 WIB