Ketaatan pada Hukum: Sekjen PDIP Hadiri Panggilan Polda Metro Jaya Terkait Pernyataan Media

- Penulis

Selasa, 4 Juni 2024 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasto Kristiyanto saat menuju Polda Jaya  (dok. PDIP)

Hasto Kristiyanto saat menuju Polda Jaya (dok. PDIP)

RENTAK.ID – Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, telah memenuhi panggilan Polda Metro Jaya terkait pernyataannya di media massa yang dituduh sebagai penghasutan.

Hasto datang bersama tim kuasa hukumnya dari PDIP, termasuk Yanuar Wasesa dan Ronny Talapessy, serta didampingi oleh beberapa koleganya seperti Andreas Hugo Pareira.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Hasto menyatakan bahwa kehadirannya di Polda Metro Jaya adalah sebagai bentuk ketaatan pada hukum, mengingat Indonesia adalah negara hukum.

“Sebagai tanggung jawab warga negara yang taat hukum karena kita adalah negara hukum bukan negara kekuasaan, maka saya datang dengan niat baik memenuhi surat panggilan yang diberikan kepada saya,” ujar Hasto, Selasa, 4 Juli 2024.

Dia menjelaskan bahwa pernyataannya di media adalah untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, serta sebagai bagian dari komunikasi politik yang melekat pada eksistensi PDIP sebagai partai politik yang sah menurut undang-undang.

Hasto juga menyatakan bahwa setelah menjalani pemeriksaan, dia akan memberikan keterangan pers lebih lanjut. Berdasarkan informasi yang beredar di kalangan wartawan, Hasto dipanggil oleh Kepolisian terkait dugaan tindak pidana penghasutan dan/atau penyebaran informasi elektronik yang memuat pemberitaan bohong yang dapat menimbulkan kerusuhan di masyarakat.

Pemeriksaan ini terkait peristiwa yang terjadi di beberapa lokasi pada tanggal 16 dan 19 Maret 2024. Pelapor dalam kasus ini adalah Hendra dan Bayu Setiawan, yang dilaporkan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya.

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru