Kegiatan Pembacaan Yasin dan Shalat Dhuha di UPTD SDN Pondok Ranji Berlangsung Khidmat

- Penulis

Sabtu, 26 April 2025 - 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Khidmat UPTD SDN Pondok Ranji 03 dan UPTD SDN Pondok Ranji 04 dalam Mengawali Pagi dengan Pembacaan Surat Yasin dan Shalat Dhuha secara Bersama.

Suasana Khidmat UPTD SDN Pondok Ranji 03 dan UPTD SDN Pondok Ranji 04 dalam Mengawali Pagi dengan Pembacaan Surat Yasin dan Shalat Dhuha secara Bersama.

TANGERANG SELATAN – Pada Jumat pagi, 25 April 2025, suasana di UPTD SDN Pondok Ranji terasa berbeda. Sejak subuh, para siswa-siswi sudah bergegas berangkat lebih awal dari biasanya. Pasalnya, sekolah mengadakan kegiatan rutin berupa pembacaan surah Yasin dan shalat Dhuha mulai pukul 07.00 hingga 07.30 WIB.

Program ini bertujuan untuk membiasakan kedisiplinan dalam beribadah sekaligus menumbuhkan semangat belajar.

Bertempat di lapangan komplek Pertamina Pondok Ranji, yang digunakan bersama oleh UPTD SDN Pondok Ranji 03 dan UPTD SDN Pondok Ranji 04, kegiatan berlangsung tertib. Lapangan tersebut memang menjadi pusat berbagai aktivitas, seperti upacara bendera setiap Senin, senam sehat di hari Kamis, serta pembacaan Yasin tiap Jumat, dengan guru dari kedua sekolah bergiliran menjadi petugas.

Pada kegiatan kali ini, Guru UPTD SDN Pondok Ranji 03, Bapak Burhanudin, S.Pd.I bertugas memimpin tawasul dan pembacaan surah Yasin. Sementara itu, Bapak Arif Puguh Susilo, S.Pd.I., M.Pd., dipercaya menjadi imam shalat Dhuha serta memimpin doa.

Acara berlangsung dengan penuh kekhidmatan. Para siswa dan guru mengikuti kegiatan ini dengan penuh kesungguhan sebagai bentuk ibadah kepada Allah dan mengamalkan sunnah Rasulullah SAW.

Dalam kesempatan itu, Bapak Arif menyampaikan, “Anak-anak, mari kita niatkan ibadah ini untuk mencari ridha Allah. Semoga apa yang kita lakukan menjadi amal baik untuk kita semua.”

Sebagaimana dijelaskan oleh Syaikh Zainuddin al-Malibari dalam kitab Fathul Mu’in, disebutkan:

“Shalat Dhuha disunnahkan sebagaimana firman Allah SWT: ‘Bertasbihlah bersama Dia di waktu petang dan pagi.’ Ibnu Abbas menafsirkan shalat isyraq sebagai shalat Dhuha. Selain itu, dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim, Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah SAW berwasiat kepadanya tiga hal: berpuasa tiga hari setiap bulan, menunaikan shalat Dhuha dua rakaat, dan melaksanakan shalat Witir sebelum tidur.”

Setelah sesi doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Sekolah baru UPTD SDN Pondok Ranji 03, Bapak Agung Supriyanto, S.Pd., MM.

Dalam sambutannya yang penuh semangat, beliau menyapa siswa dengan ramah, “Selamat pagi anak-anak sholeh dan sholehah. Saya ingin memperkenalkan program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Ini program penting untuk membangun karakter positif sejak dini.”

Beliau kemudian menjelaskan lebih lanjut, “Apa saja tujuh kebiasaan itu? Yang pertama, bangun pagi; kedua, beribadah tepat waktu; ketiga, rajin berolahraga; keempat, makan makanan sehat dan bergizi; kelima, gemar belajar; keenam, aktif bermasyarakat; dan ketujuh, tidur lebih awal. Mudah-mudahan semuanya bisa membiasakan diri mulai dari sekarang,” tuturnya penuh harap.

Kegiatan hari itu menjadi momentum yang membekas bagi seluruh peserta, sekaligus menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membangun generasi yang berkarakter, cerdas, dan berakhlak mulia. (***)

 

 

Kontributor (Penulis ) : Burhan, salah satu tenaga pengajar pada lembaga pendidikan di Tangerang Selatan, selain  sebagai pendidik ia juga aktif dalam bidang Sosial dan Dakwah.

 

Penulis : Burhan, S.Pd.I

Editor : Rahmat Kurnia Lubis

Berita Terkait

Orang Tua Siswa Buka Suara, Hetifah Soroti Keamanan Asrama Sekolah Rakyat Samarinda
Lantik 162 Pejabat Kemendikdasmen, Abdul Mu’ti Tekankan Birokrasi yang Melayani
Toreh Sejarah Baru, Pramuka MA Khomsani Nur Lumajang Gelar Pelantikan Perdana
Dulu Bocor dan Rusak, Kini SDN Cirimekar 02 Bogor Punya Ruang Kelas Lebih Nyaman
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Sekolah, Korban Capai 1.000 Orang
TKA 2026 Ditutup, 4,2 Juta Siswa Sudah Mendaftar
Abdul Mu’ti Tegaskan Pendidikan Pancasila Tak Cukup Diajarkan di Kelas, Ini yang Diperkuat Kemendikdasmen
Forses 2026 Digelar, Mendiktisaintek Dorong K/L Perkuat Sinergi dan Pelayanan Publik

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Orang Tua Siswa Buka Suara, Hetifah Soroti Keamanan Asrama Sekolah Rakyat Samarinda

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Lantik 162 Pejabat Kemendikdasmen, Abdul Mu’ti Tekankan Birokrasi yang Melayani

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Toreh Sejarah Baru, Pramuka MA Khomsani Nur Lumajang Gelar Pelantikan Perdana

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:05 WIB

Dulu Bocor dan Rusak, Kini SDN Cirimekar 02 Bogor Punya Ruang Kelas Lebih Nyaman

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:48 WIB

FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Sekolah, Korban Capai 1.000 Orang

Berita Terbaru