KCIC Warnai Imlek dengan Berbagai Kegiatan Menarik di Stasiun Whoosh

- Penulis

Rabu, 29 Januari 2025 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – Menyambut Tahun Baru Imlek 2025, KCIC menyuguhkan berbagai aktivitas menarik di stasiun dan dalam kereta Whoosh. Mulai dari atraksi barongsai hingga pembagian fortune cookies, seluruh stasiun dan kereta Whoosh dihiasi ornamen tradisional Imlek, menciptakan suasana meriah yang menyenangkan bagi penumpang.

Kegiatan ini juga bertujuan memberikan pengalaman yang menyenangkan sekaligus meningkatkan kenyamanan penumpang di tengah tingginya jumlah penumpang selama masa libur panjang.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, dengan berbagai kegiatan yang kami hadirkan di stasiun, kami berharap dapat menambah kebahagiaan para penumpang serta memperkenalkan dan melestarikan budaya melalui sentuhan tradisional di layanan Whoosh.

“KCIC mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2025 bagi yang merayakan serta berterima kasih kepada para penumpang yang telah memilih Whoosh sebagai moda transportasi selama libur panjang ini. Sebagai moda transportasi modern, Whoosh tidak hanya menghadirkan kecepatan dan kenyamanan, tetapi juga pengalaman yang menyenangkan bagi penumpang,” tutur Eva menjelaskan pada Rabu (29/1/2025).

Selain itu dilanjutkan, petugas pelayanan di stasiun dan dalam kereta mengenakan pakaian tradisional Tionghoa seperti cheongsam, memberikan nuansa khas yang semakin menghidupkan semangat perayaan.

Eva juga menjelaskan, adanya peningkatan jumlah penumpang, KCIC mencatatkan jumlah penjualan tiket yang signifikan selama periode libur panjang. Hingga pagi ini, 29 Januari 2025, tiket yang sudah terjual mencapai 18.000 tiket dan diprediksi akan mencapai 22.000 penumpang hingga keberangkatan terakhir pada malam nanti.

“Kemarin, 28 Januari 2025, KCIC mencatat sebanyak 22.500 tiket terjual, yang menjadi salah satu angka tertinggi selama periode libur ini. Secara total, pada periode 24 hingga 29 Januari 2025, jumlah tiket yang terjual mencapai 135.000 tiket dengan rata-rata 22 ribu penumpang yang dilayani setiap harinya,” terang Eva.

Dia menambahkan, jumlah penjualan tiket akan masih terus bertambah seiring masih ada penumpang yang akan melakukan pembelian tiket Whoosh secara online maupun offline di masa arus balik ini.

Dikatakan Eva, KCIC berkomitmen menghadirkan pengalaman perjalanan yang tidak hanya cepat dan aman, tetapi juga memberikan nilai budaya dan kenyamanan kepada seluruh penumpang di masa libur panjang kali ini.

“KCIC ingin Whoosh menjadi lebih dari moda sekadar transportasi. Kami ingin menjadikannya sebagai bagian dari perjalanan yang aman, menyenangkan, penuh pengalaman baru, dan memberikan kesan mendalam bagi setiap penumpang,” tutup Eva.(***)

Penulis : Zul

Editor : Ami

Berita Terkait

Dari Ibu Sehat Lahir Generasi Emas: DWP Kemenpora Rayakan HUT Ke-26 & Hari Ibu dengan Aksi Nyata
Galaxy A36 5G Antar Team Vagos Juara SGGA 2025
Debut Global yang Membanggakan! Tim Labmino Bawa Inovasi RunSight Tembus 20 Besar Dunia Samsung Solve for Tomorrow 2025
 Monitor Satu Layar untuk Gaming dan Produktivitas
Hewan Lebih Peka Menjelang Bencana? Peneliti Ungkap Fakta di Balik Alarm Alam
KOSTI Lombok Barat Gelar Ngonthel Jalomba, Kenalkan Wisata dan Tradisi Begibung
Mengenal Apel: Si Buah Segar dengan Segudang Manfaat
Loko Cafe Hadirkan Promo “Merdeka Rasa” Sambut HUT ke-80 RI Sepanjang Agustus

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:00 WIB

Dari Ibu Sehat Lahir Generasi Emas: DWP Kemenpora Rayakan HUT Ke-26 & Hari Ibu dengan Aksi Nyata

Minggu, 21 Desember 2025 - 11:01 WIB

Galaxy A36 5G Antar Team Vagos Juara SGGA 2025

Sabtu, 20 Desember 2025 - 13:11 WIB

Debut Global yang Membanggakan! Tim Labmino Bawa Inovasi RunSight Tembus 20 Besar Dunia Samsung Solve for Tomorrow 2025

Kamis, 18 Desember 2025 - 08:44 WIB

 Monitor Satu Layar untuk Gaming dan Produktivitas

Senin, 8 Desember 2025 - 06:49 WIB

Hewan Lebih Peka Menjelang Bencana? Peneliti Ungkap Fakta di Balik Alarm Alam

Berita Terbaru