Kasad Canangkan Program Agroforestry untuk Optimalkan Lahan Tidur dan Sejahterakan Masyarakat

- Penulis

Selasa, 17 Desember 2024 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., mencanangkan Program Agroforestry Tahap I seluas 43 hektar di kawasan Gunung Hejo, Purwakarta, Jawa Barat. (Dispenad)

Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., mencanangkan Program Agroforestry Tahap I seluas 43 hektar di kawasan Gunung Hejo, Purwakarta, Jawa Barat. (Dispenad)

PURWAKARTA – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., mencanangkan Program Agroforestry Tahap I seluas 43 hektar di kawasan Gunung Hejo, Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (17/12/2024).

Program ini diharapkan mampu memberikan manfaat besar, mulai dari optimalisasi lahan kritis menjadi produktif hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Program Agroforestry ini bermula dari gagasan Kasad dan Yayasan Persada Akmil 92 yang berkolaborasi dengan PT Pupuk Indonesia (Persero). “Kami merancang program ini agar dapat dikelola secara berkelanjutan dan memberi dampak ekonomi yang signifikan bagi warga sekitar,” ungkap Jenderal Maruli Simanjuntak.

Ia menambahkan, “Program ini akan terus diperluas hingga 1.000 hektar pada tahun depan dengan melibatkan banyak masyarakat.”

“Lahan-lahan tidur yang ada harus kita manfaatkan menjadi produktif, baik untuk persawahan maupun perkebunan,” ujar Kasad. “Apa yang kita kerjakan ini akan berdampak positif dalam banyak aspek, termasuk perbaikan kualitas udara dan peningkatan hasil panen masyarakat hingga tiga kali setahun,” lanjutnya.

Direktur PT Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, menyatakan dukungannya terhadap program ini. “Inisiatif Kasad ini adalah langkah luar biasa untuk mengubah lahan kritis menjadi sumber kehidupan baru,” katanya.

Menurutnya, dukungan pupuk berkelanjutan akan memperkuat implementasi program tersebut.

Selain itu, kawasan Agroforestry ini dilengkapi dengan fasilitas modern seperti panel kontroler, sistem irigasi terkontrol, pompa dorong, water pond (bak penampungan), dan perangkat mikro klimat. “Fasilitas ini kami siapkan agar proses pengelolaan lahan bisa lebih efisien dan produktif,” jelas Kasad.

Pada kesempatan ini, PT Pupuk Indonesia menyerahkan lima unit traktor untuk operasional, sedangkan Kasad memberikan bantuan sosial bagi masyarakat sekitar.

Ke depannya, Kasad berharap, “Dengan berbagai inovasi dan dukungan ini, masyarakat bisa lebih sejahtera dan mandiri melalui pemanfaatan lahan yang optimal.” ***

Berita Terkait

Biaya Haji 2027 Disepakati, Jamaah Reguler Efektif Bayar Rp23,24 Juta
Sekolah Rakyat di Sulbar Dibangun Besar-besaran, Mamuju Tampung 1.260 Siswa
UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Said Iqbal Soroti 3 Celah yang Bisa Rugikan Buruh
Tiga Tahun Tragedi Gaza, Sukamta: Jangan Bangun Gaza tapi Palestina Hilang
UU Ketenagakerjaan Baru Disahkan, Yoga Duwarto: Jangan Lagi Ganti Aturan Setiap Ganti Menteri
Slamet Minta BRAN Gerak Cepat, Konflik Agraria Jangan Dibiarkan Berlarut
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Selangkah Lagi Jadi UU, Pemerintah Setuju Dibawa ke Paripurna
Mukhtarudin Bertemu Menteri SDM Malaysia, Bahas Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Biaya Haji 2027 Disepakati, Jamaah Reguler Efektif Bayar Rp23,24 Juta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Sekolah Rakyat di Sulbar Dibangun Besar-besaran, Mamuju Tampung 1.260 Siswa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:41 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Said Iqbal Soroti 3 Celah yang Bisa Rugikan Buruh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Tiga Tahun Tragedi Gaza, Sukamta: Jangan Bangun Gaza tapi Palestina Hilang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:37 WIB

UU Ketenagakerjaan Baru Disahkan, Yoga Duwarto: Jangan Lagi Ganti Aturan Setiap Ganti Menteri

Berita Terbaru