Jenazah Korban Banjir di Maros Ditemukan Setelah Dua Hari Pencarian

- Penulis

Jumat, 14 Februari 2025 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah Korban Banjir di Maros Ditemukan Setelah Dua Hari Pencarian. (Website TNI)

Jenazah Korban Banjir di Maros Ditemukan Setelah Dua Hari Pencarian. (Website TNI)

RENTAK.ID – Setelah dua hari pencarian, Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana (Gulben) Lantamal VI bersama tim gabungan berhasil menemukan jenazah seorang warga yang hanyut terbawa arus banjir akibat cuaca ekstrem di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Kamis (13/02/2025).

Korban yang diketahui bernama Daeng Mading (59) ditemukan di Dusun Pampangan, Desa A’bulosibatang, Kecamatan Marusu.

Upaya pencarian dilakukan oleh Tim Satgas Gulben Lantamal VI dengan dukungan Tim SAR gabungan dari unsur pemerintah, TNI, dan Polri.

Komandan Pleton (Danton) Satgas Gulben Lantamal VI, Letda (Mar) Muh. Ridha, menjelaskan bahwa informasi mengenai keberadaan jenazah pertama kali diterima dari Kepala Desa A’bulosibatang.

Berdasarkan laporan tersebut, tim segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penyisiran.

“Kami langsung membentuk satu tim untuk melaksanakan pencarian di titik yang telah ditunjukkan. Dengan menggunakan perahu karet, kami menyisir area sekitar dan akhirnya menemukan korban dalam keadaan tidak bernyawa,” ungkap Letda (Mar) Muh. Ridha.

Jenazah Daeng Mading kemudian dievakuasi ke daratan dan dibawa ke rumah duka yang beralamat di RT 04/RW 01, Dusun Pampangan, Desa A’bulosibatang, Kecamatan Marusu.

Banjir yang melanda wilayah Maros dalam beberapa hari terakhir disebabkan oleh hujan deras dengan intensitas tinggi yang memicu luapan sungai dan arus deras di beberapa titik.

Kejadian ini mengakibatkan beberapa warga kehilangan tempat tinggal dan kerugian materi yang cukup besar.

Pihak berwenang terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah rawan banjir.

Tim gabungan juga masih bersiaga untuk melakukan evakuasi jika ditemukan korban atau warga yang membutuhkan bantuan lebih lanjut.***

Editor : Ayham

Sumber Berita: tni.mil.id

Berita Terkait

TECNO MEGABOOK K15S Hadir dengan Layar 15 Inci, Dukung Produktivitas Lebih Maksimal
Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:09 WIB

TECNO MEGABOOK K15S Hadir dengan Layar 15 Inci, Dukung Produktivitas Lebih Maksimal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Berita Terbaru