Jelang Transfer of Authority, KRI Frans Kaisiepo-368 Lakukan Hand Over/Take Over TCC dengan KRI Diponegoro-365 di Pelabuhan Beirut, Lebanon

- Penulis

Rabu, 10 Januari 2024 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan verifikasi dan hand over/take over (HOTO) internal Troop

Kegiatan verifikasi dan hand over/take over (HOTO) internal Troop

RENTAK.ID – KRI Frans Kaisiepo-368 (KRI FKO-368) dan KRI Diponegoro-365 (KRI DPN-365) melaksanakan rangkaian kegiatan verifikasi dan hand over/take over (HOTO) internal Troop Contributing Country (TCC) Indonesia dalam rangka menjelang Transfer of Authority (TOA).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Laksda TNI Retiono Kunto H., S.E., M.A.P., CRMP, M.Tr.Opsla di Pelabuhan Beirut, Lebanon pada Selasa (9/1) waktu setempat.

Upacara HOTO dilanjutkan dengan Commanding Officer talk sharing untuk membahas hal-hal krusial dan verifikasi menyeluruh termasuk inventaris yang diserahterimakan, presentasi situasi terkini, dan pencapaian Satgas.

Hal ini merupakan tindak lanjut perintah Panglima TNI untuk menjamin keberlanjutan peran Indonesia dalam misi perdamaian dunia berdasarkan amanat konstitusi dan memastikan proses serah terima yang akuntabel.

Dalam Upacara HOTO, Dansatgas MTF TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh secara simbolis menyerahkan Bendera United Nations (UN) kepada Dansatgas MTF TNI Konga XXVIII-O/UNIFIL Letkol Laut (P) Wirastyo Haprabu. Kemudian, penandatangan memorandum dilakukan dihadapan Komandan PMPP TNI selaku Inspektur Upacara.

Komandan PMPP TNI dalam amanatnya menyampaikan apresiasi kepada Satgas MTF TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL atas pengabdian dan berbagai capaian yang telah mengharumkan Indonesia di kancah global.

Diharapkan Satgas baru dapat segera beradaptasi dengan kondisi terkini dan memberikan pengabdian terbaik untuk keberhasilan misi. KRI Diponegoro-365 sebagai Satgas Baru diharapkan dapat memberikan pengabdian terbaik dalam mengemban mandat PBB dan mengharumkan Indonesia di kancah global.

Adapun saat dilaksanakan manuver dalam kegiatan final on task, semua kapal perang negara-negara sahabat yang terlibat dalam misi perdamaian dunia memberikan penghormatan kepada KRI Frans Kaisiepo-368 yang akan menyelesaikan misinya dan kembali ke Indonesia serta melaksanakan pengibaran Bendera Indonesia di atas kapal perang sebagai bentuk pengakuan serta penghormatan atas eksistensi dan kontribusi Indonesia.

Kapal-kapal perang yang terlibat manuver dalam final on task di bawah bendera PBB antara lain BNS Sangram-F113 (Bangladesh), FGS Baden Wuerttemberg F-222 (Jerman), TCG Yildrim F-243 (Turki), dan HS Limnos F-451 (Yunani) yang berlayar dalam formasi dan saling unjuk kemampuan di tengah Laut Mediterania.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali juga menyampaikan pesan untuk meningkatkan kapasitas kualitas dan profesionalisme kepada seluruh prajurit yang sedang bertugas terutama dalam misi-misi berskala internasional guna mengangkat derajat dan martabat Indonesia di mata dunia internasional. ***

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru