JAKARTA – Momentum Idulfitri dimanfaatkan sebagai ruang memperkuat persatuan dan dialog kebangsaan. Hal itu tercermin dalam kegiatan Silaturahmi Idulfitri 1447 H yang digelar Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Auditorium Gedung Cendekia Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Cireundeu, Tangerang Selatan, Selasa (31/3/2026).
Senator RI asal Sumatera Barat, Irman Gusman, turut menghadiri acara yang diikuti ribuan peserta dari berbagai kalangan tersebut. Kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah, sekaligus meneguhkan semangat kebersamaan pasca-Lebaran.
Sejumlah tokoh nasional juga tampak hadir, di antaranya Sekjen MUI Amirsyah Tambunan, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, serta Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
Dalam kesempatan tersebut, Irman Gusman menyampaikan sambutan mewakili unsur legislatif bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti dan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah.
Kehadiran lintas unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat ini menegaskan posisi strategis Muhammadiyah sebagai simpul dialog kebangsaan di tengah dinamika nasional.
Dalam sambutannya, Irman Gusman menekankan pentingnya peran Muhammadiyah sebagai kekuatan moral bangsa di tengah tantangan global yang semakin kompleks. Menurutnya, organisasi ini memiliki kapasitas historis dan sosial untuk menjaga arah kebangsaan sekaligus memperkuat ketahanan umat.
“Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa, baik dalam situasi global maupun persoalan di dalam negeri, Muhammadiyah diharapkan terus hadir sebagai kekuatan moral, penjaga umat, sekaligus suluh penerang bagi Indonesia,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Idulfitri harus dimaknai sebagai momentum konsolidasi persaudaraan dan penguatan persatuan nasional. Nilai silaturahmi, lanjutnya, tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi energi kolektif dalam membangun kebersamaan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Usai sambutan Irman Gusman, acara dilanjutkan dengan pidato dan tausiyah Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah yang berlangsung hangat dalam suasana penuh kekeluargaan.
Melalui kegiatan ini, PP Muhammadiyah kembali menegaskan komitmennya menjaga ruang kebangsaan yang inklusif, memperkuat dialog lintas elemen, serta merawat persatuan di tengah dinamika kehidupan nasional.
Penulis : lazir
Editor : ameri













