Irman Gusman Dukung Kapolda Sumbar Berantas Narkoba hingga Bandar dan Jaringan

- Penulis

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Irman Gusman dan Kapolda Sumbar (foto. pribadi)

Irman Gusman dan Kapolda Sumbar (foto. pribadi)

PADANG – Senator DPD RI asal Sumatera Barat, Irman Gusman, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Kapolda Sumatera Barat dalam memperkuat pemberantasan narkotika dan berbagai tindak kejahatan yang mengancam keamanan masyarakat. Menurutnya, upaya penegakan hukum harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya menangkap pelaku di lapangan, tetapi juga membongkar jaringan hingga ke aktor utama.

Pernyataan tersebut disampaikan Irman usai melakukan pertemuan dan diskusi dengan Kapolda Sumatera Barat pada Kamis (23/7/2026). Pertemuan itu membahas berbagai persoalan keamanan, penegakan hukum, serta tingginya ekspektasi masyarakat terhadap kinerja kepolisian di Ranah Minang.

Irman menilai masyarakat Sumatera Barat memiliki perhatian besar terhadap penegakan hukum sehingga kepolisian dituntut bekerja secara profesional, transparan, dan responsif terhadap berbagai laporan yang disampaikan warga.

“Harapan masyarakat kepada Polda Sumatera Barat sangat tinggi. Masyarakat Minangkabau dikenal kritis dan aktif menyampaikan berbagai pengaduan. Karena itu, saya mendukung penuh langkah Kapolda dalam menjaga keamanan dan menegakkan hukum secara tegas namun tetap humanis,” ujar Irman.

Ancaman peredaran narkotika di Sumatera Barat, lanjutnya, memang membutuhkan penanganan yang lebih serius. Sepanjang Semester I 2026, Polda Sumatera Barat bersama jajaran berhasil mengungkap 705 kasus narkotika dengan total 916 tersangka. Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita barang bukti berupa 41,66 kilogram sabu, 586,3 kilogram ganja, serta 593 butir ekstasi.

Menurut mantan Ketua DPD RI dua periode itu, capaian tersebut patut diapresiasi, namun perang melawan narkotika tidak boleh berhenti pada penangkapan kurir atau pelaku lapangan semata.

Ia mengapresiasi kebijakan Kapolda yang menginstruksikan seluruh Kapolres untuk melaporkan sekaligus memublikasikan hasil pengungkapan kasus kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas.

Irman menegaskan, penyidikan harus diarahkan hingga mampu mengungkap bandar besar, pemodal, pengendali jaringan, aliran dana, hingga pihak-pihak yang diduga memberikan perlindungan terhadap bisnis narkotika.

“Jangan sampai yang tertangkap hanya kurir, sementara pengendali jaringan dan para pemodal tetap bebas menjalankan aksinya. Penegakan hukum harus mampu membongkar jaringan sampai ke akarnya sehingga peredaran narkoba benar-benar bisa diputus,” tegas anggota Komite I DPD RI tersebut.

Ia juga mengingatkan pentingnya membedakan perlakuan terhadap bandar dan pengedar dengan pecandu maupun korban penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, pecandu yang memenuhi ketentuan sebaiknya mendapatkan asesmen dan rehabilitasi agar dapat pulih, sedangkan bandar beserta jaringan pengedarnya harus ditindak tanpa kompromi.

Selain memperkuat penindakan, Irman menawarkan kolaborasi antara Polda Sumatera Barat dengan berbagai elemen masyarakat dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika. Kolaborasi tersebut dapat melibatkan ninik mamak, alim ulama, bundo kanduang, tokoh masyarakat, kalangan pemuda, sekolah, perguruan tinggi, pemerintah nagari, media, hingga organisasi kemasyarakatan.

“Tokoh masyarakat bersama seluruh pemangku kepentingan harus menjadi mitra strategis kepolisian. Mereka memiliki peran besar dalam memberikan edukasi, melakukan pengawasan lingkungan, mendeteksi dini potensi penyalahgunaan narkoba, serta mendorong masyarakat agar tidak takut melaporkan berbagai tindak kejahatan,” katanya.

Irman menambahkan, pola kolaborasi tersebut juga dapat diperluas untuk mencegah berbagai bentuk kejahatan lain, seperti perjudian, premanisme, kekerasan, pertambangan ilegal, hingga tindak kriminal yang meresahkan masyarakat.

Sebagai Ketua Dewan Pengawas DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM), Irman berharap kepemimpinan baru Polda Sumatera Barat mampu semakin memperkuat kepercayaan publik melalui penegakan hukum yang profesional, terbuka, dan dekat dengan masyarakat.

“Saya mendukung penuh langkah Kapolda Sumatera Barat. Pemberantasan narkoba dan berbagai kejahatan harus menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat agar generasi muda terlindungi dan situasi keamanan di Sumatera Barat semakin kondusif,” pungkas Irman.

Penulis : guntar

Editor : ameri

Berita Terkait

Biaya Haji 2027 Disepakati, Jamaah Reguler Efektif Bayar Rp23,24 Juta
Sekolah Rakyat di Sulbar Dibangun Besar-besaran, Mamuju Tampung 1.260 Siswa
UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Said Iqbal Soroti 3 Celah yang Bisa Rugikan Buruh
Tiga Tahun Tragedi Gaza, Sukamta: Jangan Bangun Gaza tapi Palestina Hilang
UU Ketenagakerjaan Baru Disahkan, Yoga Duwarto: Jangan Lagi Ganti Aturan Setiap Ganti Menteri
Slamet Minta BRAN Gerak Cepat, Konflik Agraria Jangan Dibiarkan Berlarut
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Selangkah Lagi Jadi UU, Pemerintah Setuju Dibawa ke Paripurna
Mukhtarudin Bertemu Menteri SDM Malaysia, Bahas Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Biaya Haji 2027 Disepakati, Jamaah Reguler Efektif Bayar Rp23,24 Juta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Sekolah Rakyat di Sulbar Dibangun Besar-besaran, Mamuju Tampung 1.260 Siswa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:41 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Said Iqbal Soroti 3 Celah yang Bisa Rugikan Buruh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Tiga Tahun Tragedi Gaza, Sukamta: Jangan Bangun Gaza tapi Palestina Hilang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:37 WIB

UU Ketenagakerjaan Baru Disahkan, Yoga Duwarto: Jangan Lagi Ganti Aturan Setiap Ganti Menteri

Berita Terbaru