Irma Suryani Ingatkan Demo Buruh 28 Agustus Tidak Boleh Anarkis

- Penulis

Rabu, 27 Agustus 2025 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani. (dok. rentak.id)

Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani. (dok. rentak.id)

JAKARTA – Aksi unjuk rasa besar-besaran akan digelar puluhan ribu buruh di berbagai daerah Indonesia pada Kamis (28/8/2025). Ribuan massa pekerja dari kawasan industri Jabodetabek hingga kota-kota besar di provinsi lain dipastikan turun ke jalan untuk menyuarakan tuntutan terkait ketenagakerjaan.

Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago, menegaskan bahwa demonstrasi merupakan hak konstitusional buruh yang dilindungi undang-undang. Namun ia mengingatkan agar jalannya aksi tetap damai tanpa tindakan anarkis.

“Demonstrasi diperbolehkan sebagai bentuk kontrol terhadap pemerintah dan parlemen. Tapi pelaksanaannya tidak boleh anarkis dan merusak fasilitas umum,” kata Irma di Jakarta, Rabu (27/8/2025).

Politikus NasDem itu menilai tuntutan yang akan disuarakan buruh bersifat normatif, antara lain terkait isu outsourcing, reformasi pajak, revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan sesuai amanat Mahkamah Konstitusi, serta kenaikan upah.

Irma menambahkan, Komisi IX DPR saat ini telah menyusun draf revisi UU Tenaga Kerja dan menjadwalkan pertemuan dengan perwakilan serikat buruh untuk menyerap aspirasi. Ia juga berharap pemerintah membuka ruang dialog agar tercipta solusi yang adil.

“Kalau soal yang berkaitan dengan pemerintah, tentu kami berharap ada komunikasi yang konstruktif agar tercapai win-win solution,” ujarnya.

Meski begitu, ia mengingatkan agar buruh tetap mewaspadai adanya pihak-pihak yang berusaha menunggangi aksi dengan kepentingan lain.

Sebelumnya, Presiden KSPI yang juga Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menyampaikan bahwa aksi akan dipusatkan di depan DPR RI dan Istana Kepresidenan. Setidaknya 10 ribu buruh dari Karawang, Bekasi, Bogor, Depok, Tangerang, dan DKI Jakarta akan bergerak ke pusat ibu kota.

Selain itu, aksi serentak juga akan digelar di sejumlah kota industri besar, mulai dari Serang, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Banda Aceh, Batam, Bandar Lampung, Banjarmasin, Pontianak, Samarinda, Makassar, Gorontalo, hingga berbagai daerah lain.

Berita Terkait

Kena PHK pada 2024–2026? Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi, Ini Cara Daftarnya
Hutan Terbakar Tak Bisa Pulih 100 Persen, Ateng Sutisna Desak Pemulihan Lingkungan
Menko Polkam Pimpin Pertemuan 8 Negara, Terorisme hingga Kejahatan Siber Jadi Sorotan
Ahmad Irawan Minta Pemerintah Perkuat Pengawasan MBG dan Dana Daerah
Hasil Riset Jangan Berhenti di Laboratorium, Wamentan Dorong Hilirisasi Kopi dan Kakao
133 Alumni MagangHub Direkrut BRI, Menaker Minta Kuota Magang Ditambah
Warga Makassar Padati Gerakan Pangan Murah, BULOG Bagikan 300 Paket Beras
Karhutla Indonesia Tembus 1,92 Juta Hektare, DPR Desak Pemerintah Berbenah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Kena PHK pada 2024–2026? Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi, Ini Cara Daftarnya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:49 WIB

Hutan Terbakar Tak Bisa Pulih 100 Persen, Ateng Sutisna Desak Pemulihan Lingkungan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:09 WIB

Ahmad Irawan Minta Pemerintah Perkuat Pengawasan MBG dan Dana Daerah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Hasil Riset Jangan Berhenti di Laboratorium, Wamentan Dorong Hilirisasi Kopi dan Kakao

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:41 WIB

133 Alumni MagangHub Direkrut BRI, Menaker Minta Kuota Magang Ditambah

Berita Terbaru