Insiden Penembakan Pesawat PK-LTF di Distrik Beoga Papua Ditjen Hubud: Pilot dan Penumpang Selamat

- Penulis

Sabtu, 17 Februari 2024 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bodi pesawat Cessna Grand Caravan registrasi PK-LTF milik PT. Asian One Air kena tembak. (ist)

Bodi pesawat Cessna Grand Caravan registrasi PK-LTF milik PT. Asian One Air kena tembak. (ist)

RENTAK.ID – Kementerian Perhubungan dalam Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) telah memastikan bahwa pilot dan seluruh penumpang dari pesawat Cessna Grand Caravan registrasi PK-LTF milik PT. Asian One Air dalam kondisi selamat setelah ditembak oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Pesawat ini membawa sembilan orang penumpang ketika terjadi insiden tersebut pada hari Jumat (16/2/2024).

“Kami memastikan bahwa semua penumpang dan pilot berada dalam keadaan selamat. Namun, di area bagian kargo di sebelah kanan, terdapat lubang bekas tembakan yang menembus ke bagian floor pesawat,” jelas Direktur Jenderal Perhubungan Udara, M. Kristi Endah Murni di Jakarta, Sabtu (17/2/2024).

Kristi menjelaskan bahwa PK-LTF melakukan penerbangan keduanya dari Timika menuju Beoga pada pukul 23.59 UTC / 08.59 WIT. Pada saat pesawat berada di posisi final sebelum landing atau tepatnya pada ketinggian sekitar 300 kaki menuju runway, terdengar suara letusan tembakan dari arah belakang pesawat.

Meskipun demikian, pesawat berhasil melakukan pendaratan dengan normal di Distrik Beoga pada pukul 00.53 UTC/09.53 WIT. Setelah pesawat berhenti, pilot in command (PIC) melakukan pengecekan terhadap kondisi penumpang dan pesawat.

Selanjutnya, pihak keamanan gabungan dari TNI/Polri telah melakukan penyisiran. Setelah berkoordinasi secara internal mengenai kondisi pesawat dan alasan keamanan, PIC memutuskan untuk menerbangkan pesawat kembali ke Timika.

Pesawat berhasil melakukan pendaratan di Timika pada pukul 02.22 UTC/11.22 WIT. Berdasarkan pengecekan, pesawat mengalami kerusakan minor dan sedang dalam proses evaluasi untuk perbaikan.

“Saya telah memerintahkan Kepala OBU Wilayah X Merauke beserta jajarannya untuk melakukan investigasi terhadap insiden ini dan terus berkoordinasi dengan pihak keamanan gabungan TNI/Polri serta Pemerintah Daerah setempat. Hal ini untuk pemantauan lebih lanjut serta identifikasi potensi ancaman terhadap penerbangan. Kami harus memastikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penerbangan pada rute-rute yang dilalui pesawat dapat terjamin,” tutup Kristi.

Berita Terkait

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif
Mengapa Nyamuk Mengisap Darah Manusia, Ternyata Ada Hikmah dan Fakta Sains yang Menarik

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:43 WIB

AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali

Berita Terbaru