Hewan Lebih Peka Menjelang Bencana? Peneliti Ungkap Fakta di Balik Alarm Alam

- Penulis

Senin, 8 Desember 2025 - 06:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hewan mengetahui akan ada bencana (foto ai-rentak.id)

Hewan mengetahui akan ada bencana (foto ai-rentak.id)

FENOMENA Hewan yang menunjukkan perilaku tidak biasa menjelang terjadinya bencana kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah rekaman dan laporan lapangan dari berbagai daerah memperlihatkan respons alami hewan sebelum gempa atau tsunami terjadi. Para peneliti menyebutkan bahwa meski belum dapat dijadikan indikator resmi, tanda-tanda tersebut berkaitan dengan kemampuan sensorik hewan yang jauh lebih peka dibanding manusia.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam BioScience Journal (2013) mencatat bahwa banyak spesies hewan mampu merasakan perubahan lingkungan dalam level yang sangat halus—mulai dari getaran mikro (microtremor), perubahan ionisasi udara, hingga anomali medan elektromagnetik.

“Beberapa hewan memiliki reseptor biologis yang mampu menangkap sinyal alam yang sangat lemah, yang tidak disadari manusia sama sekali,” tulis tim peneliti dalam jurnal tersebut.

Sensitivitas sistem saraf tersebut membuat hewan dapat bereaksi lebih cepat terhadap perubahan lingkungan yang berpotensi mengarah pada bencana.

Catatan Fenomena: Dari Aceh 2004 hingga Sichuan 2008

Sejumlah kejadian besar sebelumnya menunjukkan pola serupa. Pada tsunami Aceh 2004, warga melaporkan banyak hewan liar dan ternak yang bergerak ke arah perbukitan beberapa jam sebelum gelombang besar menerjang pantai.

Fenomena tak lazim juga terjadi menjelang gempa Sichuan, Tiongkok, pada 2008. Ratusan katak dilaporkan bermigrasi massal beberapa hari sebelum gempa besar mengguncang wilayah tersebut. Pola perpindahan itu menarik perhatian peneliti karena tidak sesuai dengan siklus alami hewan tersebut.

US Geological Survey (USGS) turut mencatat bahwa sejumlah hewan—mulai dari anjing, burung, ikan, hingga gajah—dapat memperlihatkan perilaku tidak biasa seperti gelisah, menghindari suatu area, atau berpindah tempat secara masif menjelang gempa bumi atau letusan gunung berapi.

Kendati demikian, para ahli menegaskan bahwa perilaku hewan tidak bisa dijadikan alat prediksi bencana yang pasti. Banyak faktor lain seperti perubahan cuaca, ancaman predator, hingga gangguan lingkungan dapat memicu reaksi serupa.

Meski begitu, rangkaian laporan yang konsisten dari berbagai wilayah membuat fenomena ini terus dikaji. Sejumlah ilmuwan berharap, di masa mendatang, observasi perilaku hewan dapat dipadukan dengan teknologi modern untuk memperkuat sistem mitigasi bencana.

Sumber:
BioScience Journal (2013), Animal Behavior as an Indicator of Earthquakes
US Geological Survey (USGS), laporan perilaku hewan sebelum gempa
National Geographic & BBC Earth, laporan lapangan Aceh 2004 dan Sichuan 2008

Penulis : atz

Editor : ameri

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru