Hari Ini Daftar Mudik Gratis Untuk Kuota 10.000 Orang, Ini Rutenya

- Penulis

Sabtu, 30 Maret 2024 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Moda angkutan lebaran. (Humas Kemenhub)

Moda angkutan lebaran. (Humas Kemenhub)


RENTAK.ID, JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memutuskan untuk membuka kembali kesempatan bagi masyarakat yang berencana untuk pulang kampung menggunakan program mudik gratis di masa angkutan lebaran 2024/1445 H.

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap antusiasme yang tinggi dari masyarakat serta untuk mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor.

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub mengumumkan pembukaan pendaftaran kembali untuk mudik gratis moda bus dengan kuota sebanyak 10.000 orang untuk arus mudik dan balik.

Sebelumnya, pendaftaran untuk mudik gratis telah dibuka pada tanggal 6 Maret 2024 dengan kuota 30.088 orang untuk arus mudik dan balik. Namun, kuota tersebut telah terpenuhi untuk kota tujuan mudik dan arus balik.

“Ditjen Perhubungan Darat kembali menyiapkan kuota untuk 10.000 orang dengan harapan masyarakat dapat memanfaatkannya secara maksimal. Sistem pendaftarannya tetap sama, yakni ‘siapa cepat dia dapat’. Dengan pembukaan ini, total kuota yang disediakan oleh Ditjen Hubdat menjadi 40.088 orang untuk mudik gratis tahun 2024,” ungkap Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Hendro Sugiatno di Jakarta, Jumat (29/3/2024).

Dari kuota 10.000 orang yang dibuka kembali, jumlah penumpang arus mudik mencapai 8.680 orang, sementara untuk arus balik sebanyak 1.320 orang.

Pendaftaran untuk seluruh kuota ini akan dimulai pada hari Sabtu, tanggal 30 Maret 2024 pukul 08.00 WIB melalui aplikasi MitraDarat. Pendaftaran akan ditutup setelah kuota terpenuhi.

Adapun kota tujuan mudik mencakup 26 kota, antara lain Garut, Cirebon, Blora, Boyolali, Cilacap, Tegal, Demak, Jepara, Kebumen, Klaten, Magelang, Madiun, Pati, Malang, Pekalongan, Purwokerto, Semarang, Sragen, Solo, Wonosobo, Tulungagung, Tuban, Wonosari, Bengkulu, Palembang, dan Lampung.

“Untuk kota asal keberangkatan arus balik, terdapat 7 kota, di antaranya Semarang, Purwokerto, Solo, Surabaya, Wonogiri, Yogyakarta, dan Madiun,” tambahnya. ***

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru