RENTAK.ID – Halle Berry menegaskan bahwa aktris tidak berhenti berkarya hanya karena bertambah usia. Menjelang ulang tahunnya yang ke-60 tahun ini, ia mengaku merasa seperti baru memulai “babak kedua” dalam hidup dan kariernya.
Dalam wawancara dengan Variety, Halle Berry mengatakan perempuan perlu “merebut kembali narasi” terkait usia di industri Hollywood yang kerap diwarnai ageisme dan misogini.
“Kita tidak selesai di usia 50, 60, bahkan 70. Kita masih punya banyak hal untuk ditawarkan,” ujar Halle Berry. “Saya berusia 60 tahun tahun ini dan merasa seperti baru memulai groove kedua saya.”
Pernyataan itu sejalan dengan perannya dalam film thriller terbaru Crime 101, di mana ia memerankan karakter perempuan yang menghadapi diskriminasi usia dan seksisme.
Dalam salah satu adegan, karakternya dengan tegas menyuruh atasan prianya untuk diam, sesuatu yang, menurut Halle Berry, juga pernah ia lakukan dalam kehidupan nyata.
“Rasanya luar biasa karena itu berarti saya membela diri sebagai perempuan dan merasa berdaya,” katanya.
Dalam film tersebut, Halle Berry beradu akting dengan Chris Hemsworth, Mark Ruffalo, Barry Keoghan, Monica Barbaro, dan Nick Nolte.
Di kesempatan lain, aktris peraih Oscar itu juga mengenang perannya sebagai Miss Sharon Stone dalam film The Flintstones (1994). Ia menyebut kemunculannya sebagai salah satu langkah penting bagi representasi perempuan kulit hitam di layar lebar.
“Menjadi perempuan kulit hitam di Bedrock mungkin terlihat kecil, tapi The Flintstones adalah bagian dari budaya populer. Saya tahu saat itu betapa pentingnya peran kecil tersebut dalam film besar,” tulisnya dalam unggahan Instagram memperingati 30 tahun film tersebut.
Halle Berry menilai peran tersebut memiliki makna budaya yang lebih luas, khususnya bagi perempuan kulit hitam, meski filmnya bernuansa komedi dan terkesan ringan. ***













