Ganjar Pranowo ke IKN Komit Lanjutkan Pembangunan Ibukota Masa Depan Indonesia

- Penulis

Kamis, 7 Desember 2023 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ganjar Pranowo ke IKN

Ganjar Pranowo ke IKN

RENTAK.ID – Ganjar Pranowo menjadi calon presiden pertama yang mengunjungi kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur pada Kamis, (7/12/2023).

Hadir di titik 0 kilometer di kawasan IKN Nusantara, Ganjar kembali menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan Ibukota masa depan Indonesia tersebut.

Saat ditanya mengapa ia mengunjungi IKN, Ganjar menegaskan hal itu untuk menunjukkan komitmennya dalam mendukung dan melanjutkan pembangunan IKN yang telah dirintis pemerintahan Presiden Joko Widodo.

“Itu pertanyaan berulang-ulang yang sudah saya jawab. Saya ada di sini (menjadi capres) yang pertama (yang kampanye di IKN) untuk menunjukkan komitmen itu,” ujar Ganjar.

Calon presiden berambut putih ini menjelaskan, dia konsisten mendukung keberlanjutan pembangunan IKN karena menjadi sebuah konsep yang sudah lama disiapkan Pemerintah Indonesia bahkan sejak zaman Presiden Soekarno.

“Saya orang yang konsisten, tidak pernah bergeser atas pelaksanaan sebuah peraturan, dan tentu saja IKN ini sebuah konsep yang disiapkan bahkan sejak zaman Bung Karno di mana ada perencanaan untuk memindahkan ibu kota,” ujar Ganjar.

Terkait hal itu, Ganjar berkomitmen jika terpilih menjadi presiden, maka salah satu tugas yang harus dilakukan adalah meneruskan pembangunan IKN yang sudah dirintis para pendahulunya.

“Dari presiden ke presiden (IKN Nusantara) belum berhasil dan sekarang sudah dimulai, maka tugas kita adalah melanjutkan dan kita siapkan betul dengan baik, agar ini bisa berjalan sesuai dengan rencana,” ungkap Ganjar.

Ganjar menjelaskan bahwa IKN Nusantara dirancang menjadi kota masa depan dengan kecanggihan teknologi. Semua itu menjadi mimpi atau visi yang hanya bisa terwujud jika melibatkan semua unsur agar IKN Nusantara memenuhi harapan bangsa Indonesia.

“Kecanggihan teknologinya sudah dipaparkan, partisipasi masyarakat harus kita dengarkan, dan mudah-mudahan menjadi harapan Indonesiabersama-sama bahwa inilah kota masa depan yang didesain menjadi mimpi modernitas, kemajuan peradaban, sekaligus menjadi harapan untuk mewujudkan mimpi-mimpi anak bangsa,” tutur Ganjar.

Dia menjelaskan, IKN Nusantara adalah konsep ibu kota masa depan yang harus menjadi mimpi dan visi Bangsa Indonesia, sehingga semua pihak terdorong untuk mencapai mimpi itu.

“Kalau kita mau mencapai mimpi, maka apa yang sudah didesain, digambar, tugas kita adalah melaksanakan dan mengeksekusi, kalau perlu eksekusinya kita dipercepat agar mimpi segera terwujud. Jadi ini sebuah konsep yang menurut saya mendekati sempurna dan kalau didukung semuanya akan ada wow effect yang bisa didapatkan bangsa Indonesia,” kata Ganjar.

Mengenai rencana pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai pendorong transisi ibu kota negara dari Jakarta ke IKN Nusantara, Ganjar menilai hal itu harus dilakukan dengan perencanaan yang matang agar tepat sasaran dan tertukur. “Semua harus dihitung dengan perencanaan yang matang, ekosistem harus disiapkan, kemudian semua dilakukan melalui proses yang benar dan tepat,” ujar Ganjar.

Ketika ditanya apakah siap berkantor di IKN Nusantara jika nantinya terpilih menjadi presiden, dengan tegas dan singkat, Ganjar menjawab, “Harus.”

Saat berdialog dengan masyarakat di Kalimantan Timur, banyak yang memperkirakan IKN Nusantara akan siap dalam 30 tahun. Menanggapi hal tersebut, Ganjar mengakui pembangunan IKN menjadi ibu kota masa depan membutuhkan waktu dan proses yang panjang, sehingga semua perencanaannya harus dipersiapkan dengan baik.

“Saya kira kalau masyarakat menilai 30 tahun baru IKN siap, maka transformasi dalam waktu 30 tahun itu saya rasa harus dipersiapkan dengan baik, dan itu cukup,” ujar Ganjar. (**)

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru