DPD Usul Presiden Dipilih MPR, Begini Respon Anggota Komisi II DPR RI

- Penulis

Rabu, 16 Agustus 2023 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Guspardi Gaus  (ist)

Guspardi Gaus (ist)

RENTAK.ID, JAKARTA – nggoata komisi II DPR RI Guspardi Gaus menyatakan ketidaksetujuannya mengenai wacana yang di sampaikan oleh ketua DPD RI LaNyalla Mattalitti yang menginginkan agar presiden-wakil presiden dipilih kembali oleh MPR

Menurutnya, dalam sistem pemerintahan presidensil, dimana presiden dan wakil presiden dipilih langsung oleh rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi. Sehingga sangat bertentangan jika presiden dipilih oleh lembaga legislatif dalam hal ini MPR.

Indonesia pernah menggunakan sistem pemilihan presiden lewat MPR di masa lalu. Dan saat ini kita sudah memilih sistem pemilihan Presiden secara langsung oleh rakyat. Artinya demokrasi kita sudah semakin maju, kenapa harus mundur kebelakang atau ‘set back’ kembali, kata Guspardi saat dimintai keterangannya, Rabu ( 16/8/2023)

Lagipula, tidak ada alasan signifikan dan mendesak untuk mengembalikan pemilihan presiden-wakil presiden kepada MPR. Apalagi pelaksanaan pemilu yang diagendakan pada tanggal 14 Februari 2024, tinggal menghitung hari, ujar politisi PAN ini

Legislator dapil Sumatera Barat 2 itu pun mengingatkan perubahan pemilihan presdien-wakil presiden oleh MPR hanya bisa dilakukan melalui amandemen UUD 1945. Itu membutuhkan waktu yang tidak singkat dan harus di perhitungkan dengan cermat dan dikaji secara komprehensif apa manfaat dan mudharat kedepannya.

“Jika sistem pemilihan langsung oleh rakyat, dinilai masih terdapat sejumlah pemasalahan dan kelemahan, ya tinggal bagaimana kelemahan sistem langsung ini kita evaluasi dan dilakukan perbaikan,” ujar Pak Gaus ini

Oleh karena itu, menurut hemat saya sistem pemilihan presiden-wakil presiden yang dipilih rakyat secara langsung sudah sangat baik dan ideal. Karena pada dasarnya, hakikat demokrasi itu menempatkan rakyat sebagai pemegang kekuasaan tertinggi dalam memilih dan menentukan calon pemimpinnya melalui pemilu yang dilaksanakan secara jujur dan adil berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia ,” pungkas anggota baleg DPR RI tersebut.

Sebelumnya, ketua DPD RI LaNyalla Mattalitti mengusulkan proposal kenegaraan, salah satu poinnya menjadikan MPR sebagai lembaga tertinggi negara lagi dan berhak memilih serta melantik presiden. DPD menyebut poin-poin yang mereka usulkan hanya bisa dilakukan lewat amandemen UUD 1945.***

Berita Terkait

Perkuat Sinergi, YPJI Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Kediaman Designer Kondang Nina Nugroho
Bedah Buku Ustadz Abdul Somad Dihadiri Tiga Menteri, Bahas Kesiapan Menghadapi Kematian
300 Bikers Saksikan Pelantikan Baderhoods Medan, Siap Tancap Gas ke Tingkat Nasional
Perayaan Imlek Tahun Kuda Api di Kelenteng Hok Lay Kiong Berlangsung Khidmat, Warga Beribadah hingga Antre Angpao
Dari Ibu Sehat Lahir Generasi Emas: DWP Kemenpora Rayakan HUT Ke-26 & Hari Ibu dengan Aksi Nyata
Galaxy A36 5G Antar Team Vagos Juara SGGA 2025
Debut Global yang Membanggakan! Tim Labmino Bawa Inovasi RunSight Tembus 20 Besar Dunia Samsung Solve for Tomorrow 2025
 Monitor Satu Layar untuk Gaming dan Produktivitas

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 05:00 WIB

Perkuat Sinergi, YPJI Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Kediaman Designer Kondang Nina Nugroho

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:43 WIB

Bedah Buku Ustadz Abdul Somad Dihadiri Tiga Menteri, Bahas Kesiapan Menghadapi Kematian

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:02 WIB

300 Bikers Saksikan Pelantikan Baderhoods Medan, Siap Tancap Gas ke Tingkat Nasional

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:06 WIB

Perayaan Imlek Tahun Kuda Api di Kelenteng Hok Lay Kiong Berlangsung Khidmat, Warga Beribadah hingga Antre Angpao

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:00 WIB

Dari Ibu Sehat Lahir Generasi Emas: DWP Kemenpora Rayakan HUT Ke-26 & Hari Ibu dengan Aksi Nyata

Berita Terbaru

Inara Rusli/Instagram Inara Rusli

Hiburan

Pemeriksaan Inara Rusli Akan Dijadwal Ulang

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:33 WIB

Hiburan

Dinar Candy Tolak Tawaran Rp1 Miliar untuk Kencan

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:24 WIB