Dirut Bulog Ahmad Ramdhani Pastikan Stok Beras Aman dan Harga Terkendali

- Penulis

Kamis, 20 November 2025 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman nasional dalam Rapat Kerja Perum Bulog yang digelar di Jakarta. (dok. rentak.id)

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman nasional dalam Rapat Kerja Perum Bulog yang digelar di Jakarta. (dok. rentak.id)

JAKARTA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan apresiasi khusus dari Presiden Republik Indonesia kepada Perum Bulog atas keberhasilan menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan nasional.

Hal itu disampaikan Amran dalam Rapat Kerja Perum Bulog yang digelar di Jakarta, Kamis (20/11/2025).

Dalam sambutannya, Amran menegaskan bahwa kerja keras jajaran direksi, dewan pengawas, hingga seluruh tim Bulog telah tercatat sebagai bagian penting dalam sejarah ketahanan pangan Indonesia.

“Kami hanya datang menyampaikan apresiasi yang disampaikan Bapak Presiden kepada Bulog. Ini adalah hasil kerja keras kita semua, dari direksi, dewas, sampai tim di bawah,” ujar Amran Sulaiman.

Menurut Amran, apresiasi Presiden tersebut bukan hanya disampaikan di dalam negeri, tetapi juga di forum internasional. Pujian terhadap kemampuan Indonesia menjaga ketahanan pangan bahkan mengemuka dalam berbagai pertemuan global yang dihadiri langsung oleh Kepala Negara.

“Apresiasi dari Bapak Presiden disampaikan di berbagai forum dunia dan dikagumi banyak pemimpin dunia. Atas nama Presiden, Kementerian Pertanian, dan pribadi, kami ucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bulog,” kata Amran.

Dalam kesempatan yang sama, Amran mengingatkan pentingnya langkah antisipatif menghadapi dinamika pangan ke depan. Ia mengungkapkan, berdasarkan perkiraan, stok beras Bulog pada Desember 2025 berpotensi mencapai sekitar 3 juta ton, yang akan menjadi level tertinggi dalam puluhan tahun terakhir.

“Perkiraan kami, satu bulan ke depan, stok tertinggi akan terjadi di Desember, sekitar 3 juta ton. Itu tertinggi selama kurang lebih 59 tahun,” jelasnya.

Namun, tingginya stok tersebut juga menghadirkan tantangan tersendiri, terutama dalam hal penyerapan gabah dan beras petani pada masa panen awal tahun.

Amran meminta Bulog menyiapkan strategi matang untuk periode Februari hingga April 2026, ketika penyerapan gabah/beras petani diproyeksikan kembali tinggi.

“Harus dipersiapkan betul sampai April untuk penyerapan sekitar 3 juta ton lagi. Tiga juta tambah tiga juta, tantangannya besar dan tidak mudah. Tapi kami yakin, dengan pengalaman kemarin, jajaran direksi dan dewas Bulog sudah siap,” ujarnya.

Amran menegaskan, Kementerian Pertanian dan Bulog akan terus bersinergi dalam menjaga stok dan harga beras di pasar, termasuk melalui program penyerapan gabah petani, optimalisasi Cadangan Beras Pemerintah (CBP), dan operasi pasar bila diperlukan.

Ia juga menekankan bahwa apresiasi Presiden harus menjadi pemacu semangat, bukan alasan untuk berpuas diri.

“Ke depan tantangan semakin kompleks. Perubahan iklim, dinamika harga global, dan kebutuhan dalam negeri terus meningkat. Karena itu, kerja sama Kementan dan Bulog harus makin solid agar rakyat tetap mendapatkan beras dengan harga terjangkau,” tegasnya.

Rapat kerja di Jakarta ini menjadi momentum konsolidasi Bulog bersama Kementerian Pertanian untuk menyiapkan langkah strategis menghadapi tahun 2026, baik dari sisi produksi, penyerapan, maupun distribusi beras ke seluruh Indonesia.

Penulis : gunawan tarigan

Editor : ameri

Berita Terkait

Ekspor Perikanan Indonesia Tembus USD 3 Miliar, Produk RI Masuk 152 Negara
BULOG Gandeng TNI Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk 33,2 Juta Penerima
339,5 Kg Lobster Budi Daya Batam Laku di Singapura, KKP Bidik Jawa
BULOG Perluas Distribusi Beras Premium ke Ritel Modern, Pasokan Disiapkan 75 Ribu Ton per Bula
Turun ke Pasar, BULOG Pastikan Pasokan dan Harga Beras Terkendali
BULOG Punya Stok 4,9 Juta Ton, Beras Siap Digelontorkan untuk Jaga Harga Sesuai HET
Harga Emas Antam Hari Ini 4 September 2026: Berpotensi Turun ke Rp2,6 Juta, tapi Bisa Naik Lagi
Bantuan Pangan Beras Dipercepat, BULOG Salurkan 30 Kg untuk Warga di Papua dan Maluku

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 18:52 WIB

Ekspor Perikanan Indonesia Tembus USD 3 Miliar, Produk RI Masuk 152 Negara

Jumat, 11 September 2026 - 10:14 WIB

BULOG Gandeng TNI Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk 33,2 Juta Penerima

Jumat, 11 September 2026 - 09:39 WIB

339,5 Kg Lobster Budi Daya Batam Laku di Singapura, KKP Bidik Jawa

Rabu, 9 September 2026 - 07:29 WIB

BULOG Perluas Distribusi Beras Premium ke Ritel Modern, Pasokan Disiapkan 75 Ribu Ton per Bula

Sabtu, 5 September 2026 - 22:21 WIB

Turun ke Pasar, BULOG Pastikan Pasokan dan Harga Beras Terkendali

Berita Terbaru