Dampak Larangan Study Tour: Wisata Lembang Merugi, Ribuan Pesanan Dibatalkan

- Penulis

Jumat, 28 Februari 2025 - 10:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Farmhouse Susu Lembang Bandung yang Berlokasi di Jalan Raya Lembang, Gudang Kahuripan, Kec. Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Farmhouse Susu Lembang Bandung yang Berlokasi di Jalan Raya Lembang, Gudang Kahuripan, Kec. Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

LEMBANG – Kebijakan pelarangan study tour yang ditegaskan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mulai membawa dampak nyata bagi sektor pariwisata di Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Sejumlah pelaku usaha mulai merasakan penurunan kunjungan, terutama dari rombongan sekolah.

Salah satu efek nyata dari kebijakan ini adalah pemecatan Kepala SMAN 6 Depok yang tetap menggelar study tour, hanya beberapa saat setelah Dedi Mulyadi dilantik. Hal ini menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukan sekadar ancaman, melainkan benar-benar diterapkan.

Public Relation Farmhouse Susu Lembang, Intania Setiati, mengungkapkan bahwa beberapa sekolah sudah membatalkan kunjungannya pada bulan Februari ini.

“Di Februari ini, ada dua sekolah dari Bekasi yang membatalkan kunjungan ke Farmhouse dan Floating Market. Mereka memutuskan batal karena adanya larangan study tour,” ujar Intania saat dikonfirmasi, Rabu (26/2/2025).

Ia menambahkan bahwa kunjungan pelajar sangat dinantikan untuk membantu pemulihan bisnis setelah pandemi COVID-19. Apalagi, libur panjang belakangan ini tidak menunjukkan lonjakan wisatawan yang signifikan.

“Sebenarnya, kita menunggu momen study tour dan libur sekolah untuk meningkatkan kunjungan. Tapi karena ada larangan seperti ini, dampaknya pasti terasa. Memang menjelang puasa biasanya kunjungan menurun, tapi setelahnya kita harapkan ada peningkatan. Sayangnya, kalau melihat kondisi saat ini, bisa jadi malah makin turun,” jelas Intania.

Tidak hanya destinasi wisata, sektor kuliner juga ikut terdampak akibat pembatalan study tour. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) KBB, Eko Suprianto, menyebutkan bahwa ada ribuan pesanan makanan yang ikut dibatalkan akibat larangan ini.

“Catatan kami, ada 18 kunjungan yang dibatalkan, dengan total pesanan makanan sekitar 4.300 porsi. Itu baru selama Februari saja,” kata Eko.

Dampak dari kebijakan ini tidak hanya dirasakan oleh pengusaha besar, tetapi juga pedagang kecil yang menggantungkan hidup dari wisatawan.

“Ini bukan hanya tentang pengusaha wisata atau restoran saja, tapi juga UMKM di sekitar objek wisata. Efeknya seperti domino, semua akan terkena imbasnya,” tambahnya.

Eko menegaskan bahwa pelarangan study tour bisa menjadi pukulan berat bagi industri pariwisata dan kuliner di Lembang.

“Kalau study tour benar-benar dilarang, pelaku wisata dan restoran pasti sangat terpukul,” tegasnya.

Sebagai langkah lanjutan, PHRI berencana bertemu dengan Gubernur Jawa Barat untuk membahas dampak kebijakan ini terhadap sektor pariwisata.

“Kami dan PHRI Jabar akan menghadap Pak Gubernur untuk mendiskusikan masalah ini,” tutup Eko.

Penulis : Rahmat Kurnia

Editor : Erka

Berita Terkait

Perkuat Sinergi, YPJI Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Kediaman Designer Kondang Nina Nugroho
Bedah Buku Ustadz Abdul Somad Dihadiri Tiga Menteri, Bahas Kesiapan Menghadapi Kematian
300 Bikers Saksikan Pelantikan Baderhoods Medan, Siap Tancap Gas ke Tingkat Nasional
Perayaan Imlek Tahun Kuda Api di Kelenteng Hok Lay Kiong Berlangsung Khidmat, Warga Beribadah hingga Antre Angpao
Dari Ibu Sehat Lahir Generasi Emas: DWP Kemenpora Rayakan HUT Ke-26 & Hari Ibu dengan Aksi Nyata
Galaxy A36 5G Antar Team Vagos Juara SGGA 2025
Debut Global yang Membanggakan! Tim Labmino Bawa Inovasi RunSight Tembus 20 Besar Dunia Samsung Solve for Tomorrow 2025
 Monitor Satu Layar untuk Gaming dan Produktivitas

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 05:00 WIB

Perkuat Sinergi, YPJI Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Kediaman Designer Kondang Nina Nugroho

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:43 WIB

Bedah Buku Ustadz Abdul Somad Dihadiri Tiga Menteri, Bahas Kesiapan Menghadapi Kematian

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:02 WIB

300 Bikers Saksikan Pelantikan Baderhoods Medan, Siap Tancap Gas ke Tingkat Nasional

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:06 WIB

Perayaan Imlek Tahun Kuda Api di Kelenteng Hok Lay Kiong Berlangsung Khidmat, Warga Beribadah hingga Antre Angpao

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:00 WIB

Dari Ibu Sehat Lahir Generasi Emas: DWP Kemenpora Rayakan HUT Ke-26 & Hari Ibu dengan Aksi Nyata

Berita Terbaru