Cinta Menembus Batas Negara: Gadis Aceh Tamiang Menikah dengan Pria India

- Penulis

Sabtu, 17 Mei 2025 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – Kisah asmara lintas negara kembali terjadi. Kali ini di Dusun Tanjung, Desa Bukit Tempurung, Kota Kualasimpang, Aceh Tamiang.

Cut Lutfia Zahra, seorang gadis setempat, resmi dipersunting oleh Mohamed Shan Nazeeb Khan, pria keturunan Muslim India, dalam sebuah akad nikah yang berlangsung khidmat pada Jumat (16/5/2025).

Dengan mahar emas seberat 10 mayam, prosesi akad nikah pasangan beda kewarganegaraan ini dipimpin langsung oleh perwakilan Kantor Urusan Agama (KUA) Kota Kualasimpang, Asnawi.

Kedua mempelai tampak serasi mengenakan busana bernuansa hitam dan merah muda. Tampak pula sejumlah keluarga dari kedua belah kelarga juga turut menyaksikan janji ikrar tersebut.

Dalam wawancara usai acara, Cut Lutfia, yang akrab disapa Lulu, mengungkapkan bahwa kisah cinta mereka berawal dari perkenalan melalui media sosial Instagram sekitar empat tahun lalu.

Menariknya, selama masa perkenalan hingga pertunangan tahun lalu, mereka hanya sekali bertemu secara langsung.

“Kami kenal dari Instagram, sudah lama sekitar empat tahun lebih,” ujar Lulu.

Pasangan ini berencana melangsungkan resepsi pernikahan ngunduh mantu di pihak Shan dalam waktu dekat di tempat asalnya di Trivandrum, Kerala, India Selatan.

Pernikahan lintas negara seperti ini memerlukan sejumlah persyaratan administratif, termasuk surat keterangan belum menikah dari negara asal mempelai pria, serta legalisasi dokumen oleh instansi terkait di Indonesia. Proses ini memastikan pernikahan diakui secara hukum di kedua negara.

Kisah cinta Lulu dan Shan menjadi bukti bahwa cinta dapat menembus batas negara dan budaya, menginspirasi banyak pasangan lainnya yang menjalani hubungan serupa.(***)

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru