Buruh Kepung Pengadilan Tata Usaha Negara Bandung, Gugat SK Upah 2026—Said Iqbal: Kebijakan Harus Adil!

- Penulis

Rabu, 18 Februari 2026 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Said Iqbal  (dok.pribadi)

Said Iqbal (dok.pribadi)

JAKARTA – Suasana di halaman Pengadilan Tata Usaha Negara Bandung memanas sejak pagi ketika ribuan buruh dari berbagai kawasan industri di Jawa Barat berkumpul membawa tuntutan yang sama: kejelasan dan keadilan dalam penetapan upah sektoral tahun depan.

Ribuan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh menggelar aksi unjuk rasa pada Rabu (18/2/2026) sebagai bentuk dukungan terhadap gugatan hukum terhadap keputusan Gubernur Jawa Barat terkait Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) Tahun 2026.

Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menegaskan bahwa gugatan diajukan karena keputusan gubernur dinilai tidak mengikuti mekanisme yang seharusnya, yakni berdasarkan rekomendasi Bupati dan Wali Kota melalui Dewan Pengupahan Kabupaten/Kota.

Menurutnya, keputusan tersebut dianggap tidak mencerminkan hasil pembahasan tripartit antara pemerintah daerah, pengusaha, dan serikat pekerja.

Dalam gugatan yang diajukan ke PTUN Bandung, buruh meminta majelis hakim menyatakan bahwa penerbitan Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 561.7/Kep.876-Kesra/2025 tentang Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota Tahun 2026 telah melampaui kewenangan.

Selain pembatalan keputusan tersebut, buruh juga menuntut agar gubernur diwajibkan menerbitkan keputusan baru yang sepenuhnya mengacu pada rekomendasi resmi pemerintah kabupaten/kota di Jawa Barat.

“Aksi ini merupakan bagian dari upaya hukum untuk memastikan penetapan upah sektoral mengikuti mekanisme yang sah dan transparan,” ujar Said Iqbal di hadapan massa aksi.

Ia menambahkan, sebelumnya buruh telah menyampaikan aspirasi melalui berbagai jalur, termasuk aksi di Istana Negara dan DPR RI, namun belum memperoleh penyelesaian yang dianggap adil bagi pekerja.

Menurut KSPI, kebijakan pengupahan tidak boleh diputuskan secara sepihak karena berdampak langsung pada kesejahteraan buruh dan daya beli masyarakat.

Dalam pernyataan penutupnya, Said Iqbal juga menyampaikan kritik kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar lebih responsif terhadap aspirasi pekerja dan memastikan kebijakan pengupahan mencerminkan prinsip keadilan sosial.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja
Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Hampir Rampung, Kementerian PU Siapkan Asrama 5 Lantai dan Masjid 4 Lantai
Indrajaya Sentil Kebijakan Pusat: Jangan Cuma Bagus di Atas Kertas, Rakyat Harus Merasakan Dampaknya
BSU 2026 Rp900 Ribu, Ini Syarat Penerima dan Batas Gaji yang Ditetapkan Kemnaker

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:41 WIB

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Minggu, 1 November 2026 - 08:43 WIB

Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani

Minggu, 1 November 2026 - 08:32 WIB

Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:51 WIB

90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja

Berita Terbaru

Resident Evil Extinction dibintangi Milla Jovovich. (Constantin Film International GmbH & Davis Films-Impact Pictures Inc.)

Hiburan

Film Resident Evil: Extinction Tayang Malam Ini di Trans TV

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:31 WIB