BULOG Tutup Tahun 2024 dengan Penyaluran Hampir 4 Juta Ton Beras

- Penulis

Selasa, 31 Desember 2024 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama Perum BULOG, Wahyu Suparyono dalam kegiatan 
menggelar acara bertajuk Ngobras (Direksi Mendengarkan), Senin (30/12/2024). (dok. bulog)

Direktur Utama Perum BULOG, Wahyu Suparyono dalam kegiatan menggelar acara bertajuk Ngobras (Direksi Mendengarkan), Senin (30/12/2024). (dok. bulog)

JAKARTA – Kantor Pusat Perum BULOG menggelar acara bertajuk Ngobras (Direksi Mendengarkan), Senin (30/12/2024).

Kegiatan ini menghadirkan jajaran Direksi BULOG yang berdiskusi langsung dengan karyawan baik secara luring maupun daring di seluruh Indonesia.

Lebih dari sekadar forum tanya jawab, Ngobras menjadi wadah untuk memperkuat visi perusahaan sekaligus membangun semangat kebersamaan dalam menyongsong target yang telah ditetapkan.

Direktur Utama Perum BULOG, Wahyu Suparyono, menegaskan pentingnya peran sumber daya manusia dalam transformasi perusahaan.

“Transformasi bukan hanya soal teknologi, tapi juga menyangkut human capital BULOG,” ujarnya saat membuka diskusi. Ia menyebut Ngobras sebagai momentum refleksi sekaligus akselerasi menuju capaian tahun 2025.

Kegiatan ini, menurutnya, merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai inti AKHLAK dalam rangka Transformasi Budaya Perusahaan 2024.

Capaian 2024: Fokus pada Ketahanan Pangan

Mengakhiri tahun 2024, BULOG mencatat pencapaian luar biasa dalam melaksanakan berbagai penugasan dari Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional. Dalam tiga tahap penyaluran Bantuan Pangan Beras, BULOG berhasil mendistribusikan total 1,96 juta ton beras kepada masyarakat.

Sementara itu, Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) mencatat realisasi sebesar 1,38 juta ton. Selain penugasan pemerintah, BULOG juga menyalurkan 429 ribu ton beras komersial serta 303 ribu ton jagung untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Di sisi lain, penyerapan hasil panen dalam negeri mencapai angka signifikan, yakni 1,26 juta ton setara beras. Dari jumlah tersebut, 831 ribu ton diperuntukkan sebagai Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan 434 ribu ton lainnya untuk kebutuhan beras komersial.

“Penyerapan ini adalah bentuk nyata dukungan BULOG kepada petani lokal sekaligus upaya memperkuat ketahanan pangan nasional,” kata Wahyu Suparyono.

Persiapan Menuju Tahun 2025

Dalam acara Ngobras, Wahyu Suparyono menegaskan kesiapan BULOG menghadapi tantangan dan target tahun 2025.

“BULOG siap melaksanakan penugasan Pemerintah, seperti Penyaluran Bantuan Pangan, Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan, Penyerapan Gabah dan Beras, hingga program-program lain yang mendukung Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” jelasnya dengan penuh optimisme.

Keberhasilan BULOG dalam mengelola lebih dari 3,8 juta ton beras sepanjang tahun 2024 menjadi fondasi kuat untuk melangkah lebih jauh. Wahyu menekankan pentingnya semangat kebersamaan dan kerja keras sebagai kunci utama menghadapi tantangan di masa depan.

“Dengan kebersamaan dan komitmen yang tinggi, saya yakin kita tidak hanya mampu mencapai target tahun 2025, tetapi juga melampauinya,” pungkasnya. (***)

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru