BULOG Siapkan Stok Beras Haji, Bidik Peluang Ekspor ke Arab Saudi

- Penulis

Selasa, 27 Januari 2026 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani usai rapat koordinasi antara BULOG Kemenhaj. (dok. rentak.id)

Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani usai rapat koordinasi antara BULOG Kemenhaj. (dok. rentak.id)

JAKARTA – Perum BULOG menegaskan kesiapannya mendukung penguatan ketahanan pangan nasional sekaligus membuka peluang ekspor beras ke Arab Saudi. Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi antara BULOG, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), serta Kementerian Pertanian (Kementan) yang digelar di Jakarta, Senin (26/1/2026).

Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan BULOG akan mengoptimalkan penyiapan stok beras nasional guna memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah haji Indonesia. Di saat yang sama, BULOG juga melihat potensi pasar internasional, khususnya Arab Saudi, sebagai peluang ekspor beras nasional.

Menurutnya, BULOG memiliki pengalaman serta infrastruktur logistik yang memadai untuk memastikan pasokan beras berkualitas premium tersedia sesuai standar konsumsi haji, baik dari sisi jumlah, mutu, maupun ketepatan waktu distribusi.

“Pada prinsipnya, BULOG siap menjalankan kebijakan pemerintah, terutama dalam penyediaan beras berkualitas bagi jemaah haji Indonesia di Arab Saudi. Stok dan sistem logistik yang kami miliki memungkinkan distribusi berjalan optimal,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani.

Dari sisi kebijakan, Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Kemenhaj, Jaenal Effendi, menekankan pentingnya sinergi lintas kementerian dan lembaga dalam memperkuat kemandirian pangan penyelenggaraan ibadah haji, sekaligus mendorong ekspor beras nasional.

Ia menilai pemenuhan kebutuhan pangan jemaah haji tidak bisa dilakukan secara terpisah, melainkan membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, hingga para pemangku kepentingan lainnya.

“Sinergi yang kuat diperlukan agar kebijakan yang disusun selaras dan rantai pasok pangan haji semakin kokoh,” kata Jaenal.

Dalam rapat tersebut, diproyeksikan kebutuhan beras untuk musim haji 1447 H/2026 M mencapai hampir 4.000 ton, yang akan digunakan untuk melayani lebih dari 205.000 jemaah dan petugas haji. BULOG akan menghitung kebutuhan secara menyeluruh serta menyiapkan pasokan, termasuk beras premium dengan tingkat pecahan maksimal 5 persen sesuai standar mutu yang ditetapkan.

Sementara itu, Kementerian Pertanian menyatakan dukungannya melalui kebijakan dan regulasi guna memperlancar rencana ekspor beras ke Arab Saudi. Dukungan tersebut mencakup fasilitasi perizinan serta pemenuhan persyaratan teknis, sekaligus memastikan beras produksi dalam negeri memiliki daya saing harga di pasar global.

Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan tidak hanya menjamin konsumsi beras bagi jemaah haji, tetapi juga membuka peluang baru bagi petani dan pelaku usaha nasional untuk memperluas pasar ekspor beras Indonesia.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Bandara Riyadh Ditutup Imbas Serangan Houthi, Ini Hak Penumpang yang Wajib Dipenuhi Maskapai
ATR/BPN Buka Akses Peta Tanah Digital, Ini Informasi yang Bisa Dicek Masyarakat
Ateng Sutisna Minta Proyek Panas Bumi Flores Ditunda jika Keselamatan Warga Tak Terjamin
Pendaftaran Mitra MagangHub Ditutup 22 Oktober, Kemnaker Buka Layanan Konsultasi
BULOG Salurkan 53,5 Ton Beras SPHP ke 107 Koperasi Merah Putih, Bidik 8.000 Titik
Prabowo Rombak Kabinet Lagi! 7 Pejabat Baru Dilantik, Ini Daftar Lengkapnya
Reshuffle Prabowo Hari Ini? 8 Nama Pejabat Mencuat, Ada Jenderal TNI dan Kepala BNPB
DKPP Kebanjiran Aduan soal Putusan MK, Ketua dan Anggota KPU Dilaporkan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Bandara Riyadh Ditutup Imbas Serangan Houthi, Ini Hak Penumpang yang Wajib Dipenuhi Maskapai

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:24 WIB

ATR/BPN Buka Akses Peta Tanah Digital, Ini Informasi yang Bisa Dicek Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Ateng Sutisna Minta Proyek Panas Bumi Flores Ditunda jika Keselamatan Warga Tak Terjamin

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Pendaftaran Mitra MagangHub Ditutup 22 Oktober, Kemnaker Buka Layanan Konsultasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:32 WIB

BULOG Salurkan 53,5 Ton Beras SPHP ke 107 Koperasi Merah Putih, Bidik 8.000 Titik

Berita Terbaru