PAPUA – Menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Perum BULOG bersama TNI/Polri dan pemerintah daerah di Papua Pegunungan serta Papua Selatan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak.
Program ini bertujuan menjaga stabilitas harga, memperkuat ketahanan pangan, serta memastikan penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) tepat sasaran.
GPM Papua Pegunungan: Stok 30 Ton, Banpang Tuntas 100 Persen
Di Papua Pegunungan, GPM dilaksanakan di sejumlah titik strategis di Kabupaten Jayawijaya, Tolikara, Mamberamo Tengah, Lanny Jaya, Yalimo, dan Puncak Jaya. Kegiatan ini mendapat dukungan Kodim 1702 Jayawijaya, Polres Jayawijaya, Polres Tolikara, Polres Lanny Jaya, dan Kodim Lanny Jaya.
BULOG menyiapkan beras SPHP dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp13.500/kg, gula pasir, dan minyak goreng dengan total stok lebih dari 30 ton.
Pemimpin BULOG Cabang Wamena, Stephanus Kurniawan, mengungkapkan penyaluran Banpang dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) alokasi Juni–Juli 2025 telah mencapai 100 persen atau 2.670 ton.
“Jayawijaya, Tolikara, Mamberamo Tengah, Lanny Jaya, Yalimo, dan Puncak Jaya seluruhnya tuntas 100 persen. Kami bersyukur semua selesai tepat waktu meski dihadang medan berat dan faktor keamanan,” ujarnya, dikutip Kamis (14/8/2025).
Hingga 13 Agustus 2025, realisasi penyaluran beras SPHP di Wamena tercatat lebih dari 123 ton.
GPM Papua Selatan: Penyaluran Banpang Capai 56,23 Persen
Di Papua Selatan, Polres Merauke bersama BULOG Cabang Merauke menggelar GPM di Pelabuhan Merauke, depan Mako Polres Merauke, dan Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Buti Merauke pada 11–15 Agustus 2025. Masyarakat dapat membeli beras SPHP seharga Rp12.000/kg, minyak goreng Rp15.700/liter, dan gula pasir Rp18.000/kg.
Pemimpin BULOG Cabang Merauke, Karennu, menyebut GPM kali ini menyalurkan 2 ton beras SPHP, sehingga total penyaluran di Merauke selama 2025 mencapai lebih dari 23 ton. Penyaluran akan berlanjut hingga akhir tahun dengan dukungan TNI, Polri, pemerintah provinsi, dan kabupaten.
Untuk Banpang, wilayah kerja Kancab Merauke yang mencakup Kabupaten Merauke, Asmat, Boven Digoel, Mappi, dan Yahukimo telah merealisasikan 739 ton lebih atau 56,23% dari total pagu dua bulan sebesar 1.315 ton. Sisanya akan didistribusikan secara bertahap meski menghadapi tantangan geografis, cuaca buruk, keterbatasan transportasi, dan dinamika keamanan di daerah seperti Yahukimo.
Kapolres Merauke, AKBP Leonardo Yoga, menegaskan GPM menjadi langkah strategis menekan harga pangan dan membantu masyarakat.
“Kami berterima kasih kepada BULOG dan semua pihak yang mendukung,” ucapnya.
Antusiasme Warga Papua
Antusiasme masyarakat, terutama warga asli Papua, terlihat tinggi di kedua wilayah. Mereka merasakan langsung manfaat program GPM dan Banpang, yang diharapkan dapat terus berlanjut dengan cakupan penerima yang semakin luas.
Penulis : amanda az
Editor : bedu













