BULOG dan TNI Gelar Program Nasional GPM dan Banpang untuk Wujudkan Swasembada Pangan

- Penulis

Sabtu, 26 Juli 2025 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perum BULOG bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) meluncurkan Program Gerakan Pangan Murah (GPM) Beras SPHP dan Penyaluran Bantuan Pangan. (dok. rentak.id)

Perum BULOG bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) meluncurkan Program Gerakan Pangan Murah (GPM) Beras SPHP dan Penyaluran Bantuan Pangan. (dok. rentak.id)

BANDUNG – Perum BULOG bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) meluncurkan Program Gerakan Pangan Murah (GPM) Beras SPHP dan Penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) secara serentak di seluruh Indonesia.

Seremoni utama digelar di Markas Kodam III/Siliwangi, Bandung, sebagai langkah strategis mendukung swasembada pangan nasional.

Acara ini dihadiri Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI, Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi, perwakilan Komisi IV DPR RI, Wakil Gubernur Jawa Barat, jajaran Forkopimda, dan pejabat terkait.

“BULOG sejak awal erat kaitannya dengan TNI dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Saat ini peranannya harus semakin proaktif dan kuat,” ujar Menhan Sjafrie,  di Bandung, Jumat,  (24 Juli 2025).

Program ini digelar di 15 Kodam, 47 Korem, 351 Kodim, dan 3.698 Koramil dengan melibatkan 75.000 Babinsa. Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menjelaskan, Banpang yang disalurkan pada Juni–Juli 2025 menyasar 18,27 juta keluarga penerima manfaat (PBP). “Ini bukan sekadar bantuan beras, tetapi langkah pengendalian inflasi dan menjaga daya beli,” katanya.

BULOG menargetkan penyaluran 1,3 juta ton beras SPHP hingga akhir 2025 untuk menjaga stabilitas harga. Dalam GPM, beras SPHP dijual Rp12.000/kg atau Rp60.000 per kemasan 5 kg, maksimal dua kemasan per konsumen.

Di Jawa Barat, penerima bantuan pangan mencapai 3,46 juta keluarga dengan total volume 69.240 ton beras. Di Makodam III/Siliwangi, bantuan disalurkan kepada 492 PBP di Kecamatan Sumur Bandung.

Direktur Utama BULOG Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan distribusi dilakukan melalui sistem digital Banpangan dan Klik SPHP dengan pengawasan ketat. “Setiap pelanggaran akan dikenakan sanksi tegas hingga pencabutan hak distribusi,” tegas Direktur Operasional Mokhamad Suyamto.

GPM juga diramaikan pelaku UMKM binaan Kodam serta dinas terkait yang menjual produk pangan lokal dengan harga terjangkau. BULOG berharap program ini tidak hanya menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan, tetapi juga memperkuat produktivitas petani demi terwujudnya swasembada pangan nasional.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Biaya Haji 2027 Disepakati, Jamaah Reguler Efektif Bayar Rp23,24 Juta
Sekolah Rakyat di Sulbar Dibangun Besar-besaran, Mamuju Tampung 1.260 Siswa
UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Said Iqbal Soroti 3 Celah yang Bisa Rugikan Buruh
Tiga Tahun Tragedi Gaza, Sukamta: Jangan Bangun Gaza tapi Palestina Hilang
UU Ketenagakerjaan Baru Disahkan, Yoga Duwarto: Jangan Lagi Ganti Aturan Setiap Ganti Menteri
Slamet Minta BRAN Gerak Cepat, Konflik Agraria Jangan Dibiarkan Berlarut
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Selangkah Lagi Jadi UU, Pemerintah Setuju Dibawa ke Paripurna
Mukhtarudin Bertemu Menteri SDM Malaysia, Bahas Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Biaya Haji 2027 Disepakati, Jamaah Reguler Efektif Bayar Rp23,24 Juta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Sekolah Rakyat di Sulbar Dibangun Besar-besaran, Mamuju Tampung 1.260 Siswa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:41 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Said Iqbal Soroti 3 Celah yang Bisa Rugikan Buruh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Tiga Tahun Tragedi Gaza, Sukamta: Jangan Bangun Gaza tapi Palestina Hilang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:37 WIB

UU Ketenagakerjaan Baru Disahkan, Yoga Duwarto: Jangan Lagi Ganti Aturan Setiap Ganti Menteri

Berita Terbaru