Buka Puasa Bersama di Colombo Grand Mosque, KBRI Colombo Pererat Hubungan Indonesia-Sri Lanka

- Penulis

Selasa, 18 Maret 2025 - 05:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Colombo Grand Mosque, Sri Lanka. (dok. kbri colombo)

Colombo Grand Mosque, Sri Lanka. (dok. kbri colombo)

JAKARTA – Sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan people-to-people antara Indonesia dan Sri Lanka, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Colombo terus menggalang “Friends of Indonesia” melalui berbagai kegiatan sosial dan spiritual.

Salah satu acara penting yang baru saja diselenggarakan adalah buka puasa bersama dengan masyarakat Muslim di Colombo Grand Mosque, Sri Lanka, pada 12 Maret 2025. Acara ini dihadiri sekitar 250 orang yang menyambutnya dengan antusias.

“Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilakukan di masa mendatang untuk semakin mendekatkan hubungan emosional dan mempererat tali silaturahmi,” ujar Yadi Suriahadi, Counsellor/Pensosbud KBRI Colombo.

Duta Besar RI untuk Sri Lanka merangkap Maladewa, Dewi Gustina Tobing, juga hadir dalam acara ini. Ia disambut hangat oleh President Grand Mosque beserta para pengurus masjid, sebelum diterima di ruang sidang isbat, tempat penentuan awal Ramadan.

Dalam sambutannya, Dubes Dewi menyampaikan rasa terima kasih serta apresiasi kepada pengurus masjid dan masyarakat Colombo Grand Mosque yang selalu mengingat Indonesia sebagai saudara.

“Saya mengajak kita semua untuk terus menjunjung tinggi toleransi dan keharmonisan dalam kehidupan beragama serta menjaga kesehatan selama ibadah Ramadan,” ujar Dubes Dewi.

Sejarah Panjang Colombo Grand Mosque dan Hubungannya dengan Indonesia

Colombo Grand Mosque, yang terletak di Hulftsdorp Pettah, Sri Lanka, memiliki sejarah panjang yang erat kaitannya dengan Indonesia.

Masjid ini merupakan masjid tertua kedua di Sri Lanka dan yang terbesar di Colombo, mampu menampung lebih dari 6.000 jamaah.

Selain menjadi tempat ibadah, masjid ini juga berfungsi sebagai pusat berkumpulnya para ulama untuk sidang isbat penentuan awal bulan Hijriyah, termasuk Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha.

Hubungan Indonesia dengan masjid ini berakar sejak era kolonial Belanda di Sri Lanka (1685-1798), ketika sebanyak 176 orang dari 23 keluarga bangsawan Indonesia diasingkan ke Sri Lanka oleh Belanda.

Salah satu di antaranya adalah Raja Gosman Oesman dari Gowa, Makassar (Sulawesi Selatan). Putranya, seorang arsitek bernama Muhammad Balang Kaya, menetap di Sri Lanka dan menikah dengan wanita setempat.Pada tahun 1820, ia mendesain ulang Colombo Grand Mosque menjadi dua lantai.

Salah satu keturunannya, Baha-Uddeen Tuan Bagoos Krawan Balang, dikenal sebagai ulama yang dihormati di Sri Lanka dan dipercaya menjadi Khalifah di Colombo Grand Mosque.

Ia berperan besar dalam penyebaran Islam di wilayah Colombo. Setelah wafat, ia dimakamkan di dalam masjid tersebut, dan hingga kini makamnya masih dapat diziarahi di lantai bawah Colombo Grand Mosque.

Kegiatan buka puasa ini menjadi salah satu bentuk penghormatan terhadap sejarah panjang hubungan Indonesia dan Sri Lanka, sekaligus memperkuat persaudaraan antara kedua bangsa melalui nilai-nilai spiritual dan kebersamaan.

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru