BP2MI dan BaznasI Rancang Inisiatif Baru untuk Kesejahteraan Pekerja Migran Indonesia

- Penulis

Senin, 4 November 2024 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BP2MI Abdul Kadir Karding bersama Ketua Baznas, Prof. KH. Noor Achmad. (dok. BP2MI)

Kepala BP2MI Abdul Kadir Karding bersama Ketua Baznas, Prof. KH. Noor Achmad. (dok. BP2MI)

JAKARTA- Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia sekaligus Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Abdul Kadir Karding, mengungkapkan bahwa kementerian yang dipimpinnya dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memiliki banyak peluang kerja sama untuk mendukung pemberdayaan pekerja migran Indonesia.

Hal ini disampaikannya seusai pertemuan dengan Ketua Baznas, Prof. KH. Noor Achmad, beserta jajaran di Kantor Baznas, Jakarta Timur, Jumat (1/11/2024).

“Ada banyak titik temu antara Baznas dan kementerian kami. Kami melihat peluang kerja sama, seperti dalam bidang vokasi atau pendidikan dan pelatihan, serta program-program pemberdayaan,” ungkap Karding.

Dalam pertemuan tersebut, Karding juga membahas potensi dana zakat Baznas, yang tahun ini diperkirakan mencapai sekitar Rp31 triliun, untuk turut mendukung program pemberdayaan bagi pekerja migran Indonesia.

“Dana itu biasanya untuk pemberdayaan ekonomi dan sosial. Kami berharap sebagian anggaran itu bisa dialokasikan untuk mendukung pemberdayaan pekerja migran Indonesia,” tambahnya.

Beberapa ide kerja sama pun muncul dalam diskusi tersebut. Salah satunya adalah program bedah rumah dan pembangunan desa percontohan.

“Kami mengusulkan adanya program bedah rumah bagi keluarga pekerja migran. Selain itu, kami juga punya rencana untuk membangun kampung percontohan bekerja sama dengan Baznas, Kementerian Sosial, Kementerian Koperasi, UMKM, dan BUMN. Kampung ini akan menjadi model pemberdayaan yang kami harap bisa menjadi inspirasi,” lanjut Karding.

Melalui berbagai program ini, Karding menegaskan bahwa negara harus hadir dan memberikan afirmasi nyata bagi pekerja migran Indonesia.

Ketua Baznas, Prof. KH. Noor Achmad, menyatakan bahwa Baznas mendukung penuh kerja sama ini dan berupaya mendirikan Unit Pengelola Zakat (UPZ) di negara-negara penempatan pekerja migran Indonesia.

“Baznas sempat menginisiasi ide untuk bekerja sama dengan BP2MI dalam membantu pekerja migran yang menghadapi kesulitan. Selain itu, kami juga berencana membuat UPZ di sentra-sentra pekerja migran di luar negeri, yang nantinya hasil pengelolaan zakat ini akan sepenuhnya disalurkan kembali kepada pekerja migran,” jelas Noor Achmad.

Pertemuan ini turut dihadiri Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Christina Aryani, Wakil Kepala BP2MI, Dzulfikar Ahmad Tawalla, serta jajaran pimpinan dari Baznas dan BP2MI.

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru

Transportasi

Pelanggan KA PSO KAI Tumbuh 7,7 Persen, Tembus 14,16 Juta

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:49 WIB