BNN dan TNI AL Musnahkan Ratusan Kilogram Narkoba di Aceh, Ungkap Jaringan Internasional

- Penulis

Jumat, 21 Maret 2025 - 07:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemusnahan dilakukan di halaman Kantor BNNP Aceh, Banda Aceh, Kamis (20/3/2025). (dok. dispenal)

Pemusnahan dilakukan di halaman Kantor BNNP Aceh, Banda Aceh, Kamis (20/3/2025). (dok. dispenal)

JAKARTA – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh bersama TNI Angkatan Laut memusnahkan ratusan kilogram narkoba hasil penindakan selama tiga bulan terakhir.

Pemusnahan dilakukan di halaman Kantor BNNP Aceh, Banda Aceh, Kamis (20/3/2025).

Kepala BNNP Aceh, Marzuki Ali Basyah, mengungkapkan bahwa barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 231,6 kilogram sabu-sabu, 298.975 butir pil ekstasi, serta 180,4 kilogram ganja.

“Ini adalah hasil kerja keras bersama antara BNNP Aceh dan TNI AL dalam memberantas peredaran narkoba yang masuk ke wilayah kita,” ujarnya.

Marzuki menjelaskan, dalam operasi ini pihaknya berhasil mengamankan empat pelaku, yang salah satunya diduga merupakan bagian dari jaringan internasional.

“Pelaku pengedar sabu-sabu dan ekstasi ini dikendalikan dari Thailand. Ini menunjukkan bahwa Aceh masih menjadi salah satu jalur utama penyelundupan narkotika,” katanya.

Sebelumnya, prajurit TNI AL di Seuneudon, Aceh Utara, juga berhasil menggagalkan penyelundupan 105 kilogram sabu-sabu yang dikemas dalam 100 bungkusan. Seorang kurir berhasil diamankan, sementara jaringan utama masih dalam pengejaran.

“Pelaku mengaku hanya sebagai kurir, tetapi kami terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap aktor intelektual di baliknya,” tambah Marzuki.

Komandan Pangkalan TNI AL Lhokseumawe menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung BNNP Aceh dalam memberantas peredaran narkoba, terutama yang masuk melalui jalur laut.

“TNI AL berkomitmen untuk menjaga perairan kita dari upaya penyelundupan narkotika,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menegaskan bahwa TNI AL terus meningkatkan patroli maritim dan memperketat pengawasan di jalur-jalur penyelundupan.

“Ini adalah bagian dari instruksi langsung Presiden RI Prabowo Subianto untuk membasmi peredaran narkoba di Indonesia,” tegasnya.

Pemusnahan ini menjadi bukti nyata komitmen aparat dalam memberantas narkoba di Aceh dan sekitarnya. Upaya bersama antara BNNP Aceh dan TNI AL diharapkan dapat semakin mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan narkotika. ***

 

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

MUI Kritik Cara Pembasmian Ikan Sapu-Sapu di Jakarta: Manfaat Ada, Tapi Dinilai Menyiksa
Balik Nama Sertifikat Hibah Rumah ke Anak Tak Otomatis, Ini Tahapan dan Biayanya
Barantin Perkuat Keamanan Pangan ASEAN Lewat Workshop Internasional CanSafe
Jelang Iduladha 2026, Barantin Awasi Ketat Lalu Lintas Hewan Kurban di Seluruh Indonesia
170 Bupati Dikumpulkan Mentan Amran, Rp3 Triliun Digelontorkan untuk Selamatkan Produksi Pangan dari Ancaman Kemarau
Tol Getaci Mangkrak, PUKIS Desak Pemerintah Ubah Strategi agar Menarik Investor
MUI Desak Tindakan Tegas Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI Korban Harus Dilindungi Pelaku Dibina
Ratusan Ribu Buruh Siap Kepung DPR Saat May Day 2026, Isu PHK hingga Janji Pemerintah Jadi Sorotan

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 08:35 WIB

MUI Kritik Cara Pembasmian Ikan Sapu-Sapu di Jakarta: Manfaat Ada, Tapi Dinilai Menyiksa

Selasa, 21 April 2026 - 08:09 WIB

Balik Nama Sertifikat Hibah Rumah ke Anak Tak Otomatis, Ini Tahapan dan Biayanya

Selasa, 21 April 2026 - 07:28 WIB

Barantin Perkuat Keamanan Pangan ASEAN Lewat Workshop Internasional CanSafe

Senin, 20 April 2026 - 18:53 WIB

170 Bupati Dikumpulkan Mentan Amran, Rp3 Triliun Digelontorkan untuk Selamatkan Produksi Pangan dari Ancaman Kemarau

Senin, 20 April 2026 - 04:52 WIB

Tol Getaci Mangkrak, PUKIS Desak Pemerintah Ubah Strategi agar Menarik Investor

Berita Terbaru