BKKBN Gorontalo Gelar Edukasi Kesehatan Reproduksi bagi Remaja Disabilitas, Tekankan Hak dan Perlindungan Diri

- Penulis

Rabu, 23 Juli 2025 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembinaan Kesehatan Reproduksi bagi Remaja Kelompok Berisiko Tinggi dok. renak.id

Pembinaan Kesehatan Reproduksi bagi Remaja Kelompok Berisiko Tinggi dok. renak.id

JAKARTA – Kesehatan reproduksi adalah hak setiap individu, tak terkecuali bagi remaja penyandang disabilitas yang kerap menghadapi tantangan ganda: risiko kekerasan seksual dan keterbatasan akses informasi.

Untuk itu, Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo melalui Tim Kerja Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Kesehatan Reproduksi bagi Remaja Kelompok Berisiko Tinggi, Selasa (22/07/2025), di Meeting Room Bappeda Litbang, Kabupaten Bone Bolango.

Sebanyak 25 remaja penyandang disabilitas mengikuti kegiatan tersebut. Hadir pula Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo, Diano Tino Tandaju, Kepala Dinas P3PAKB Kabupaten Bone Bolango, Udin Kuku, serta perwakilan Forum GenRe Gorontalo.

Dalam sambutannya, Diano memaparkan data Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022 yang menunjukkan jumlah penyandang disabilitas di Gorontalo mencapai 24.344 jiwa. Dari angka tersebut, lebih dari separuh tidak memiliki ijazah sekolah dasar, baik laki-laki (52,83%) maupun perempuan (50,92%).

“Rendahnya pendidikan dan keterbatasan ekonomi tentu berdampak pada minimnya akses informasi, termasuk kesehatan reproduksi. Padahal mereka juga berhak mengetahui dan melindungi tubuhnya dari potensi kekerasan atau pelecehan seksual,” tegas Diano.

Sekitar 17,04 persen dari total penyandang disabilitas di provinsi ini juga masuk kategori miskin. Kondisi ini semakin mempersempit ruang mereka untuk mengakses informasi penting terkait tubuh dan kesehatan reproduksi.

Kegiatan pembinaan ini bertujuan meningkatkan pemahaman remaja disabilitas terhadap tubuh mereka, pentingnya menjaga kebersihan diri, membangun sikap bijak dalam pergaulan, serta menumbuhkan kepercayaan diri dan kesadaran perlindungan diri.

“Kami juga mengajak semua pihak—orang tua, guru, tenaga kesehatan, hingga masyarakat—untuk turut serta mendampingi tumbuh kembang remaja disabilitas secara menyeluruh,” lanjut Diano dalam kegiatan yang juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Anak Nasional 2025.

Sebagai bentuk dukungan konkret, BKKBN akan menyalurkan Alat Permainan Edukatif (APE) yang dirancang khusus bagi penyandang disabilitas. Media ini diharapkan mampu menyampaikan informasi kesehatan reproduksi secara interaktif, mudah dipahami, dan menyenangkan.

Kepala Dinas P3PAKB Kabupaten Bone Bolango, Udin Kuku, menyambut baik inisiatif ini dan menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya inklusi.

“Penyandang disabilitas harus mendapat kesempatan yang setara dalam menjaga kesehatan reproduksi mereka. Kami siap berkolaborasi mendorong kemandirian mereka melalui edukasi dan pendampingan,” ujar Udin.

Menutup sambutannya, Diano menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi langkah awal menuju Gorontalo yang lebih inklusif dan ramah disabilitas.

“Mari kita jadikan ini momentum untuk mewujudkan keadilan akses, terutama dalam pemenuhan hak kesehatan reproduksi bagi seluruh remaja, termasuk mereka yang hidup dengan disabilitas,” pungkasnya.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Proyek Normalisasi Sungai Ciliwung Dikebut, AHY Sebut Sudah Tembus 17 Kilometer
Permenaker 7/2026 Diprotes, KSPI dan Partai Buruh Desak Revisi Aturan Outsourcing
3 SPPG di Bangka Belitung Rampung, Siap Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Program BSPS 2026: Pemerintah Targetkan 3 Juta Rumah Layak Huni hingga 2029
Irman Gusman: Pariwisata Sumatera Barat Punya Potensi Besar, Mentawai Bisa Jadi Destinasi Global
Kuliah Umum di UNWAHAS, Nusron Wahid Tekankan Pentingnya Pemerataan Akses Tanah
Keselamatan Kapal Indonesia Meningkat, Hanya 5 Kapal Ditahan Sepanjang 2025
BULOG Bagikan 350 Ribu Paket Sembako di May Day 2026, Bantu Ringankan Beban Buruh

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:59 WIB

Proyek Normalisasi Sungai Ciliwung Dikebut, AHY Sebut Sudah Tembus 17 Kilometer

Senin, 4 Mei 2026 - 15:01 WIB

Permenaker 7/2026 Diprotes, KSPI dan Partai Buruh Desak Revisi Aturan Outsourcing

Senin, 4 Mei 2026 - 07:24 WIB

3 SPPG di Bangka Belitung Rampung, Siap Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:22 WIB

Program BSPS 2026: Pemerintah Targetkan 3 Juta Rumah Layak Huni hingga 2029

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Irman Gusman: Pariwisata Sumatera Barat Punya Potensi Besar, Mentawai Bisa Jadi Destinasi Global

Berita Terbaru