BANDUNG – Atmosfer berbeda akan menyelimuti GOR Sabilulungan Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, saat Proliga 2026 memasuki seri ketiga putaran pertama pada 22–25 Januari 2026. Setelah melewati dua seri awal di Pontianak dan Medan, kini giliran Bandung bjb Tandamata mengambil peran sebagai tuan rumah—dengan satu tekad bulat: menyapu bersih kemenangan di depan pendukung sendiri.
Bagi Calista Maya dan rekan-rekan, seri Bandung bukan sekadar pertandingan. Ini adalah momen pembuktian, panggung harga diri, sekaligus kesempatan emas untuk mengokohkan posisi di papan klasemen. Bermain di kandang sendiri memberi energi tambahan—teriakan suporter, semangat kota, dan keyakinan bahwa setiap poin harus dipertahankan.
Tim asuhan Risco Herlambang dijadwalkan melakoni dua laga krusial. Ujian pertama datang saat menghadapi Jakarta Pertamina Enduro (JPE) pada Kamis (22/1/2026), disusul duel kontra Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia pada Minggu (25/1/2026). Dua laga, satu target: poin penuh.
Manajer Bandung bjb Tandamata, Asep Sukmana, menegaskan kesiapan timnya. Evaluasi menyeluruh usai seri Medan telah dilakukan demi menjaga performa tetap stabil dan konsisten.
“Motivasi anak-anak berlipat ganda karena bermain di rumah sendiri. Target kami jelas, sapu bersih dua laga kandang ini untuk mengamankan posisi di klasemen. Tapi bukan hanya soal menang, kami juga ingin menjadi tuan rumah yang ramah dan profesional bagi semua tim serta penonton,” ujar Asep dalam jumpa pers, Rabu (21/1/2026).
Nada optimisme juga disuarakan Ketua Panitia Seri Bandung, Tachyan Hidayat. Ia menyebut manajemen bjb Tandamata memilih langkah realistis namun penuh ambisi untuk musim ini—melangkah pasti, tanpa tergesa.
“Fokus kami mengamankan tiket final four terlebih dahulu. Konsistensi adalah kunci. Setelah empat besar aman, barulah kami berbicara soal final dan mimpi kembali menjadi juara,” tegas Tachyan.
Sementara itu, Wakil Direktur Proliga, Reginald Nelwan, memastikan persaingan di seri Bandung akan semakin panas. Hampir seluruh tim kini telah diperkuat dua pemain asing.
“Tinggal Jakarta Garuda Jaya yang belum diperkuat pemain asing. Mudah-mudahan pekan depan sudah bergabung. Kehadiran pemain asing jelas meningkatkan kualitas dan daya tarik kompetisi,” kata Regi.
Sebagaimana regulasi Proliga, setiap tim wajib memiliki minimal satu dan maksimal dua pemain asing, menjadikan setiap laga semakin kompetitif dan sulit diprediksi.
Dengan dukungan penuh publik Bandung, ambisi besar, serta konsistensi yang terus diasah, Bandung bjb Tandamata siap menjadikan seri ketiga ini sebagai titik balik penting dalam perburuan menuju final four Proliga 2026.
,
Penulis : Guntar
Editor : Gunawan Tarigan













