JAKARTA – Atlet wushu taolu junior Indonesia, Asael Christo Jacob Rundonuwu, siap membawa Merah Putih di ajang Youth Olympic Games (YOG) 2026 di Dakar, Senegal, pada 31 Oktober hingga 13 November mendatang.
Kepercayaan diri Asael bukan tanpa bekal. Pelajar SMA Wardaya Jakarta kelahiran 20 Januari 2010 itu telah menjalani pemusatan latihan atau training camp (TC) selama sebulan di Fuzhou, Fujian, China, pada 18 September hingga 17 Oktober 2026.
Program latihan tersebut difasilitasi Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI), Airlangga Hartarto, sebagai bagian dari persiapan menghadapi ajang olahraga multievent tingkat dunia bagi atlet muda tersebut.
“Saya senang dan bangga bisa tampil di Youth Olympic Games Dakar 2026. Saya akan berusaha memberikan yang terbaik, terlebih Pak Ketua Umum PB WI Airlangga Hartarto telah memfasilitasi saya menjalani TC di China selama sebulan,” kata Asael, Rabu (21/10/2026).
Dukungan itu juga mendapat apresiasi dari pelatih sekaligus Manajer Tim Wushu Indonesia, Susyana Tjhan. Menurut dia, kesempatan berlatih di China menjadi bagian penting dalam mematangkan persiapan Asael sebelum menghadapi persaingan internasional.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Airlangga yang telah memfasilitasi Asael menjalani TC di China,” ujar Susyana.
Di Youth Olympic Games 2026, Asael akan turun pada nomor gabungan Gunshu dan Changquan. Ia menjadi satu-satunya atlet wushu Indonesia yang tampil di ajang tersebut, sesuai ketentuan Federasi Wushu Internasional (IWUF) yang memberikan kuota satu atlet untuk setiap negara.
Susyana menjelaskan, PB WI menetapkan Asael sebagai wakil Indonesia dengan mempertimbangkan prestasinya di Kejuaraan Dunia Junior 2026. Saat itu, Asael menempati peringkat keempat pada nomor gabungan yang akan dipertandingkannya di Dakar.
“Setiap negara mendapat jatah satu atlet wushu di Youth Olympic Games 2026. Itu ketetapan dari IWUF. PB WI menetapkan Asael karena menempati peringkat keempat pada nomor gabungan tersebut di Kejuaraan Dunia Junior 2026,” jelasnya.
Bagi Indonesia, keikutsertaan Asael bukan sekadar kesempatan menambah pengalaman di level internasional. Penampilannya juga menjadi bagian dari perjalanan panjang wushu untuk mendapatkan tempat di panggung Olimpiade.
Wakil Ketua Umum PB WI, Ngatino, berharap kehadiran wushu di Youth Olympic Games dapat membuka jalan bagi cabang olahraga tersebut untuk dipertandingkan secara resmi di Olimpiade mendatang.
“Mudah-mudahan wushu bisa dipertandingkan secara resmi di Olimpiade mendatang,” tegas Ngatino.
Dengan bekal latihan di China dan pengalaman bersaing di Kejuaraan Dunia Junior, Asael kini bersiap menghadapi tantangan di Dakar. Targetnya adalah memberikan penampilan terbaik sekaligus membawa nama Indonesia dalam persaingan wushu taolu di panggung dunia.
Penulis : guntar
Editor : gunawan tarigan






