RENTAK.ID – Tidak seperti biasa Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) melakukan pelepasan selalu bersama pejabat, tapi kali ini terhadap 228 pekerja migran Indonesia (PMI) dan pembekalan 147 calon PMI yang akan diberangkatkan ke Korea Selatan (Korsel) dengan skema G to G, disuguhi panampilan musisi Budi Colok.
“Saya menginginkan susana santai dan akrab dalam pelepasan PMI keKorsel,” kata Kepala BP2MI Benny Rhamdani dalam sambutannya di eL Hotel Royale Jakarta, Selasa (28/11/2023).
Pelepasan dan pembekalan ini menjadi tak biasa, karena menghadirkan musisi untuk menghibur para PMI dan calon PMI. Biasanya, kegiatan seperti ini dihadiri pejabat negara untuk memotivasi PMI dan calon PMI.
“Biasanya kan yang hadir tokoh, pejabat, pimpinan lembaga negara,” ujar Benny Rhamdani.
“Kita berikan applause, sekalian berdiri tepuk tangan, Budi Cilok hadir bersama kita hari ini. Kenal kan Budi Cilok? Suaranya sama persis dengan Iwan Fals,” sebutnya.
Dalam kesempatan itu sejumlah lagu dinyanyikan Budi Cilok, khususnya lagu-lagu yang dipopulerkan legenda musik Tanah Air, Iwan Fals. Salah satu yang dinyanyikan ialah lagu berjudul “Ibu”.
Benny pun mengingatkan agar para PMI dan calon PMI menyayangi orangtua mereka, terutama ibu.
“Saya sering menyampaikan di hadapan para PMI, cinta yang paling dahsyat, kasih sayang yang paling luar biasa di dunia ini selain Allah, selain Tuhan adalah bapak dan ibu kita,” papar Benny.
“Terutama ibu. Jangan kalian pernah berpikir kalian bisa ada hari ini di ruangan ini, seolah-olah karena hanya kemampuan diri kalian. Doa-doa orangtua itu paling dahsyat, terutama ibu,” sambung Benny yang kini tak lagi memiliki kedua orangtua lantaran sudah berpulang.
Benny menuturkan, bahwa seorang nabi pun mengatakan bahwa ibu merupakan sosok terpenting bagi seorang anak.
“Rasulullah pernah ditanya oleh sahabatnya, ‘ya Rasul siapa orang di dunia ini yang harus aku sayangi?’ Rasulullah menjawab ‘ibumu’ pertanyaan kedua dijawab sama Rasulullah siapa? Ibu. Pertanyaan ketiga dijawab ibu. Keempat baru bapak. Ibu adalah segalanya-galanya,” tutur Benny.
“Spesial kita nyanyi bareng ‘Ibu’ untuk ibu-ibu kita semua,” imbuh dia.
Seusai acara, Benny pun menjelaskan tentang hadirnya musisi yang menggantikan peran tokoh atau pejabat negara dalam setiap acara pelepasan maupun pembekalan PMI dan calon PMI.
“Hal barunya (dalam kegiatan hari ini) kita isi dengan hiburan, ajak mereka lebih happy-happy, jangan dibawa ke suasana tegang,” ujar Benny.
“Mereka sudah tegang dengan situasi politik, jadi kita bawa mereka dengan santai dengan nyanyi-nyanyi lah,” sambungnya.
Benny mengaku kehadiran Budi Cilok sangat menyemarakkan suasana. Sepanjang acara, para PMI dan calon PMI pun bernyanyi berbagai lagu yang dinyanyikan Iwan Fals secara bersama-sama. Wajah-wajah riang bahagia pun muncul dari seluruh hadirin.
“Dan ternyata (kehadiran Budi Cilok) mendapat antusiasme yang cukup luar biasa dari PMI,” tandas Benny.













