Bantuan Alsintan dan Pupuk oleh Kementan Meningkatkan Kesejahteraan Petani di Jawa Barat

- Penulis

Rabu, 8 Mei 2024 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementan berikan bantuan alat pertanian (dok. Kementan)

Kementan berikan bantuan alat pertanian (dok. Kementan)

RENTAK.ID – Irjen Setyo Budiyanto dari Kementerian Pertanian (Kementan) telah melakukan optimasi terhadap distribusi mesin pertanian (Alsintan) dari Kementan ke para petani, terutama di daerah Jawa Barat.

Dia memastikan bahwa distribusi pupuk ke petani akan tepat sasaran sehingga panen dapat sesuai dengan target.

Irjen Setyo menjelaskan bahwa pemberian Alsintan kepada petani hanya tahap awal yang perlu dilakukan dan masih ada beberapa hal lain yang perlu dilakukan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, seperti mengecek dan menempatkan pompa air, serta mempersiapkan masa tanam.

“(Kemudian) kami akan memastikan distribusi pupuknya tepat sasaran, memeriksa luas lahan, dan terakhirnya saat panen nanti tidak apa-apa dan panen sesuai dengan target sehingga biaya yang dikeluarkan sebanding dengan hasil yang diperoleh,” kata Irjen Setyo dalam pernyataannya setelah mendampingi Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman di Apel Siaga Alsintan di Makodam III Siliwangi, Bandung, Jawa Barat pada hari Rabu (8/5/2024).

Selanjutnya, sebagai Kepala Tim Antisipasi Darurat Pangan, Irjen Setyo juga membahas tentang upaya mitigasi dan risiko dilapangan. Menurutnya, setiap kendala harus diatasi dengan melihat kondisi di lapangan.

“Mitigasi harus dilakukan langkah demi langkah dan belajar dari pengalaman masalah yang terjadi sebelumnya. Petugas yang diberikan tanggung jawab sesuai dengan wilayah Kabupaten/Kota akan duduk bersama dengan petani, penyuluh, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, dan saya yakin semua masalah akan dapat diselesaikan,” kata Irjen Setyo.

Selain itu, Irjen Setyo merasa puas dengan respon yang diberikan oleh para petani yang menerima bantuan tersebut. Selain itu, keterlibatan personel TNI-Polri juga membantu agar kegiatan berjalan dengan lancar.

“Para petani berharap bahwa pemerintah hadir membantu kegiatan mereka dengan menyediakan alat, benih, dan pupuk. Faktor lain yang membantu adalah keterlibatan personel TNI-Polri yang dapat membantu ketersediaan beras di masa depan sehingga berdampak pada kelancaran seluruh aktivitas masyarakat,” jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan bantuan berupa 10.000 pompa air secara bertahap kepada petani di Jawa Barat. Selain pompa air, Kementan juga memberikan mesin dan peralatan pertanian lainnya dalam bentuk traktor.

Bantuan ini diberikan untuk meningkatkan lahan tanam dan produksi pertanian di tengah musim kemarau dan el nino. Dengan begitu, kesejahteraan di desa juga dapat meningkat.

“Satu pompa dapat melayani lahan pertanian seluas 50 sampai 100 hektar. Bayangkan kalau ada 10.000 pompa dapat melayani lahan seluas 50 hektar per pompa, berarti dapat mencakup area seluas 500.000 hektar. Dan jika 500.000 hektar ini dapat menghasilkan 1,5 juta ton untuk Jawa Barat, berarti akan meningkatkan pendapatan petani sebesar Rp15 triliun per tahun, apa artinya? Bahwa perekonomian bergerak di desa,” kata Menteri Pertanian Amran dalam Apel Siaga di Bandung, Selasa (7/5/2024).

Selanjutnya, Menteri menambahkan bahwa program pompanisasi adalah solusi tercepat dalam mengantisipasi el nino. “Dan nanti kami juga akan membuat Cluster di Jawa Barat seluas 10.000 hektar pertanian modern yang sejajar dengan negara lain,” tambahnya.

Berita Terkait

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif
Mengapa Nyamuk Mengisap Darah Manusia, Ternyata Ada Hikmah dan Fakta Sains yang Menarik

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:43 WIB

AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali

Berita Terbaru