MANADO – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pembangunan infrastruktur di seluruh Indonesia sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Hal itu disampaikan AHY usai mengikuti kegiatan fun run bersama komunitas pelari di Manado, Minggu (9/11/2025).
AHY mengaku antusias dapat berolahraga bersama ratusan warga dan komunitas pelari lokal, seperti FSR, Riot, dan 180 Running, termasuk peserta dari Kementerian Pekerjaan Umum. “Dengan berlari bersama, kita sehat dan happy,” ujarnya.
Menurut AHY, kegiatan ini sekaligus menjadi kesempatan untuk menikmati keindahan kota dan melihat langsung kondisi infrastruktur di lapangan. Ia menyebut, rute lari pagi tersebut sempat melintasi Jembatan Soekarno yang menjadi salah satu ikon kebanggaan warga Manado. “Olahraga ini juga kita manfaatkan untuk mempromosikan pariwisata Manado,” katanya.
AHY menjelaskan bahwa kunjungan kerja di daerah penting dilakukan guna memperoleh gambaran faktual mengenai kebutuhan perbaikan maupun penguatan infrastruktur. “Dengan turun langsung, kita bisa menilai apa yang perlu ditingkatkan dan dikawal lebih lanjut,” jelasnya.
Ia menegaskan pentingnya memperkuat konektivitas antarwilayah, termasuk melalui pengembangan transportasi kereta api di berbagai pulau, khususnya di Sulawesi. “Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Konektivitas harus kuat, tidak hanya lewat jalan, laut, dan udara, tapi juga kereta. Ini arahan langsung dari Pak Presiden,” ujarnya.
Pengembangan jalur kereta, lanjut AHY, diproyeksikan tidak hanya untuk mobilitas masyarakat, tetapi juga mendukung kelancaran distribusi logistik dan sumber daya alam. “Kita siapkan blueprint matang, sudah berkoordinasi dengan Menteri Perhubungan dan kementerian terkait,” tambahnya.
Selain transportasi, AHY menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur pendukung ketahanan pangan, energi, dan air bersih. Ia mencontohkan pembangunan bendungan yang dapat meningkatkan indeks pertanaman hingga tiga kali setahun jika ditunjang irigasi efektif.
Tidak hanya itu, pemerintah juga menyoroti peningkatan akses air bersih dan pembangunan perumahan layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah. “Kita ingin semua keluarga punya akses air bersih dan hunian yang layak,” tegasnya.
AHY menambahkan bahwa pembangunan wilayah harus berimbang antara pembangunan fisik dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. “Sekolah diperbaiki, rumah sakit direvitalisasi, termasuk program penguatan pendidikan masyarakat. Semua untuk meningkatkan kualitas hidup,” ujarnya.
Menutup pernyataannya, AHY berharap pembangunan di Sulawesi Utara dan daerah lainnya berjalan selaras antara pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat. “Kita ingin pertumbuhan yang berimbang. Infrastruktur kuat, SDM juga meningkat,” tandasnya.
Penulis : lazir
Editor : ameri













