Proses Lelang Pesawat Haji 2025 Dimulai: Kemenag Pastikan Transparansi dan Akuntabilitas

- Penulis

Jumat, 13 Desember 2024 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi jemaah haji dalam pesawat Garuda Indonesia (dok. kemenag)

Ilustrasi jemaah haji dalam pesawat Garuda Indonesia (dok. kemenag)

JAKARTA – Kementerian Agama memulai proses lelang penyediaan transportasi udara untuk jemaah haji musim 1446 H/2025 M. Tahapan ini resmi dibuka pada Kamis, 12 Desember 2024 di kantor Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU).

Sebanyak delapan maskapai nasional dan Arab Saudi diundang untuk berpartisipasi, di antaranya Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air, Pelita Air, Saudia Airlines, dan Flynas yang hadir dan mengambil dokumen lelang. Proses ini akan mengikuti panduan dari Keputusan Menteri Agama (KMA) No. 1197 Tahun 2024 yang menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas.

Muhammad Zain, Direktur Layanan Haji dalam Negeri, menegaskan komitmen untuk menciptakan kompetisi sehat di antara maskapai guna meningkatkan kualitas pelayanan.

“Seleksi ini harus transparan dan akuntabel demi pelayanan yang lebih baik dari tahun sebelumnya,” ujarnya, Jumat 13 Desember 2024.

Kuota haji tahun 2025 ditetapkan sebanyak 221.000 jemaah, terdiri dari 92% haji reguler dan 8% haji khusus. Dengan banyaknya jemaah lanjut usia, Zain menekankan perlunya layanan prioritas di pesawat dan pengelolaan biaya penerbangan yang lebih efisien.

Kementerian Perhubungan juga mendukung penuh proses ini dengan memastikan kesiapan pesawat selama dua bulan operasional haji.

Sementara itu, Bunyamin, Tenaga Ahli Menteri Agama, menekankan bahwa kesuksesan layanan haji mencerminkan kinerja Kementerian Agama. “Identifikasi potensi kendala dan berikan yang terbaik untuk jemaah,” tegasnya.

Lelang ini diharapkan menjadi langkah signifikan dalam meningkatkan kualitas dan efisiensi transportasi haji di tahun mendatang. ***

Berita Terkait

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif
Mengapa Nyamuk Mengisap Darah Manusia, Ternyata Ada Hikmah dan Fakta Sains yang Menarik

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:43 WIB

AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali

Berita Terbaru