RENTAK.ID – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) ikut mendukung Puteri Indonesia 2024 sebagai bentuk komitmen perseroan dalam meningkatkan inklusivitas dan mengefektifkan peran perempuan dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
Dukungan ini merupakan kerja sama strategis yang kembali dilakukan oleh BCA bersama Yayasan Puteri Indonesia sejak tahun 2023.
Sebagai bentuk dukungan, 42 finalis Puteri Indonesia 2024 diberikan kesempatan untuk berkunjung ke Menara BCA, Jakarta, untuk berbagi pengalaman dan pemahaman tentang perkembangan ekonomi dan perbankan nasional.
Kunjungan ini dihadiri oleh Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja, Direktur BCA Antonius Widodo, EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn, Presiden Direktur PT Mustika Ratu Tbk Bingar Egidius Situmorang, Direktur PT Mustika Ratu Tbk Jodi Andrea, Head of Promotion PT Mustika Ratu Tbk Tetty Sri Nurhayati, dan 42 finalis Puteri Indonesia 2024.
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja menyatakan, “Kami bangga dapat kembali mendukung Yayasan Puteri Indonesia di tahun ini,” katanya.
Sebagai bagian dari perbankan nasional, pihaknya menyadari peran penting perempuan dalam perekonomian Indonesia.
“Dengan visi yang sejalan dengan Puteri Indonesia, BCA siap mendukung kesetaraan perempuan Indonesia agar dapat berkontribusi aktif dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam memajukan budaya, pendidikan, kesehatan, dan perekonomian,” sebutnya.
Dalam rangkaian kegiatan ini, 42 finalis mendapatkan sharing terkait perkembangan ekonomi dan perbankan nasional yang langsung disampaikan oleh Jahja Setiaatmadja.
Selain itu, finalis Puteri Indonesia juga melakukan banking tour ke kantor cabang untuk melihat langsung operasional perbankan di BCA, dari transaksi hingga pelayanan kepada para nasabah.
Jahja Setiaatmadja juga menjelaskan, “Masing-masing produk yang disediakan oleh BCA memiliki keistimewaan masing-masing yang menjawab kebutuhan para nasabah,” katanya.
Bagi nasabah yang ingin mencapai tujuan jangka pendek, di BCA tersedia kemudahan mulai dari tabungan, deposito, bahkan layanan Welma.
“Pilihan produk tentunya kami kembalikan kepada para nasabah. BCA senantiasa memfasilitasi nasabah kami dengan layanan terbaik,” tegasnya.
Dalam memberikan dukungan dan kesempatan yang sama kepada setiap individu untuk berkembang dan memberikan kontribusi di perusahaan, BCA juga turut mendukung lingkungan kerja yang inklusif.
Selama tahun 2023, persentase pekerja perempuan di BCA mencapai 60,8% dari total pekerja dan menduduki 61,1% bagian manajer di perusahaan.
Selain Puteri Indonesia 2024, BCA juga sebelumnya memberikan dukungan sponsor untuk kontes kecantikan serupa yaitu Miss Grand Indonesia 2018.
BCA juga menunjukkan komitmennya terhadap pemberdayaan perempuan melalui peningkatan akses mereka terhadap pembiayaan.
BCA memperjuangkan terciptanya keadilan dan kesetaraan dalam masyarakat, dimana pada tahun 2023, penyaluran UMKM entrepreneur perempuan mencapai Rp14,8 triliun, meningkat sebesar 20,2% YoY dengan jumlah 44.465 debitur.
BCA juga berkolaborasi dengan Perkumpulan Warna Alam Indonesia (Warlami) untuk mendampingi 28 perempuan penenun di TTS yang berasal dari suku Swapraja Amanatun, Swapraja Amanuban, dan Swapraja Mollo. BCA juga melakukan penguatan kapasitas membatik kepada 15 pembatik perempuan di Desa Wisata Kampong Melayu BML, Kalimantan Barat.
Melalui BCA Syariah, BCA setiap tahun mengadakan program WEpreneur yang mendukung perempuan pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitas usaha mereka.
BCA meyakini bahwa dengan memberikan akses kepada perempuan untuk berkarya, BCA dapat meningkatkan kualitas hidup perempuan Indonesia dari segi ekonomi, sosial, dan budaya.
Jahja mengakhiri pernyataannya dengan mengucapkan, “Ke depannya, kami akan terus memperluas akses terhadap layanan keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk perempuan, masyarakat pedesaan, dan kelompok yang masyarakat yang belum memiliki akses terhadap layanan perbankan.
Kami juga berharap keterlibatan BCA dalam Puteri Indonesia pada tahun ini dapat menginspirasi para kontestan untuk menjadi suluh bagi kaum perempuan dalam meningkatkan edukasi dan literasi keuangan,” tutupnya. ***













