Ditemukan 5 Mayat Tanpa Identitas di Kampus: Kepolisian Masih Selidiki Kasus dan Masyarakat Meminta Tindakan Cepat

- Penulis

Rabu, 13 Desember 2023 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi mayat (ist)

Ilustrasi mayat (ist)

RENTAK.ID – Kepolisian telah menemukan 5 mayat tanpa identitas di Universitas Prima Indonesia (Unpri), Medan, Sumatera Utara. Kelima mayat tersebut terdiri dari 4 mayat pria dan 1 mayat wanita, yang ditemukan di lantai 15 pada hari Rabu, (13/12/2023).

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa, menyatakan bahwa pihak kepolisian masih belum mendapatkan kejelasan mengenai asal-usul mayat dan identitas dari ke-5 korban tersebut.

“Hasilnya, ada 5 mayat kami temukan di lantai 15. Ada 4 mayat pria dan 1 mayat wanita,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa dilansir dari detikSumut, Rabu (13/12/2023).

5 mayat itu ditemukan di lantai 15 Unpri. Kelima mayat itu ditemukan tanpa identitas.

Teuku Fathir menyatakan bahwa pihak kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk melakukan pemeriksaan kamera CCTV di sekitar lokasi temuan mayat untuk mendapatkan petunjuk dan bukti yang dibutuhkan untuk memecahkan kasus ini. Saat ini, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan dan otopsi mayat korban.

Berbagai spekulasi dan teori bertebaran di kalangan masyarakat setelah peristiwa mengejutkan ini terjadi. Namun, Polrestabes Medan mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi tanpa bukti yang jelas.

Hingga sekarang, kasus ini masih dalam penyelidikan dan polisi berjanji akan memberikan update pada publik jika ada perkembangan baru.

Masyarakat Sumatera Utara sendiri merasakan kekhawatiran dan kegundahan atas kasus pembunuhan yang terjadi di Universitas Prima Indonesia ini. Sejumlah pihak menyayangkan kejadian ini dan menuntut agar kasus ini segera diungkap dan para pembunuh diadili sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia.

Data statistik mencatat bahwa jumlah kasus kriminalitas di Indonesia menjadi semakin tinggi dalam beberapa tahun terakhir, termasuk kasus pembunuhan. Berdasarkan laporan dari BPS, angka kasus kriminalitas di Indonesia pada tahun 2022 mencapai rekor tertinggi dalam 5 tahun terakhir.

Hal ini menunjukkan bahwa perlunya koordinasi dan tindakan tegas dari pihak kepolisian dan pemerintah dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Indonesia.

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru