Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

- Penulis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – Kisah perjuangan seorang ibu yang tidak sempat menyelesaikan pendidikan sekolah dasar (SD) menjadi motivasi besar bagi Dwi Suswanti untuk menempuh pendidikan setinggi mungkin. Perjuangan itu akhirnya mengantarkannya meraih gelar Doktor Hukum, sebuah pencapaian yang tidak hanya membanggakan dirinya, tetapi juga menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kedua orang tuanya.

Dwi Suswanti, perempuan kelahiran Cilacap, 1 Desember 1988, memahami betul arti kesempatan memperoleh pendidikan. Sang ibu tidak sempat menuntaskan pendidikan dasar karena keterbatasan kondisi keluarga. Pengalaman tersebut meninggalkan pelajaran berharga bagi Dwi Suswanti tentang pentingnya pendidikan dan kesempatan yang tidak selalu dimiliki setiap orang.

Keinginan sang ibu agar putrinya tidak mengalami nasib serupa menjadi salah satu motivasi terbesar Dwi Suswanti untuk terus belajar dan melanjutkan pendidikan. Ada mimpi yang tidak sempat diwujudkan oleh sang ibu, tetapi kemudian menjadi dorongan bagi Dwi untuk memperjuangkan masa depan melalui pendidikan.

Perjalanan akademiknya dimulai dengan menempuh pendidikan Sarjana Hukum (S1) di Universitas Jenderal Soedirman. Ia kemudian melanjutkan pendidikan Magister Kenotariatan (S2) di Universitas Jayabaya, sebelum akhirnya menyelesaikan pendidikan Doktor Hukum (S3) di Universitas Pelita Harapan.

Perjalanan menuju gelar doktor tersebut tentu bukan perkara mudah. Dwi Suswanti harus menjalankan berbagai tanggung jawab sekaligus. Selain berprofesi sebagai notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), ia juga menjalani peran sebagai ibu dari tiga anak bersama suaminya, Sintaro Bangsawan.

Di tengah kesibukan pekerjaan dan kehidupan keluarga, Dwi tetap tekun menjalani pendidikan doktoral. Perannya sebagai working mom menuntut kemampuan membagi waktu, tenaga, dan perhatian antara pekerjaan, keluarga, serta kewajiban akademik.

Selain menjalankan profesinya sebagai notaris dan PPAT, Dwi juga aktif sebagai afiliator TikTok. Berbagai aktivitas tersebut menjadi bagian dari kesehariannya di tengah upaya menyelesaikan pendidikan hingga jenjang tertinggi.

Setelah melalui perjalanan panjang tersebut, keberhasilannya meraih gelar Doktor Hukum menjadi momen penuh haru dan rasa syukur. Kebahagiaan itu semakin terasa karena kedua orang tuanya masih diberi kesempatan untuk menyaksikan langsung pencapaian sang putri.

Bagi Dwi, keberhasilan ini bukan sekadar gelar akademik. Ada kebahagiaan yang jauh lebih personal ketika sang ibu, yang dahulu tidak berkesempatan melanjutkan sekolah, kini dapat melihat putrinya meraih pendidikan yang mungkin dulu hanya bisa diimpikannya.

Pencapaian tersebut sekaligus menjadi bentuk nyata dari harapan seorang ibu yang ingin anaknya memiliki kesempatan lebih baik melalui pendidikan. Mimpi yang dahulu tidak sempat diwujudkan sang ibu kini menemukan jalannya melalui perjuangan Dwi.

“Aku mungkin yang menerima gelar doktor, tetapi perjalanan ini juga membawa mimpi ibuku yang tak pernah padam tentang pendidikan anaknya,” tutur Dwi Suswanti.

Bagi Dwi, gelar doktor yang diraihnya bukan hanya penanda keberhasilan akademik, melainkan juga bagian dari perjalanan panjang mewujudkan harapan sang ibu. Kisahnya memperlihatkan bagaimana keterbatasan yang dialami orang tua dapat menjadi sumber motivasi bagi anak untuk terus berjuang dan membuka peluang yang lebih luas melalui pendidikan. ***

Berita Terkait

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif
Mengapa Nyamuk Mengisap Darah Manusia, Ternyata Ada Hikmah dan Fakta Sains yang Menarik

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru