TELUK WONDAMA – Pesona alam dan budaya Papua menjadi daya tarik bagi wisatawan internasional yang berkunjung ke Kabupaten Teluk Wondama. Wisatawan dari kapal pesiar Cruise Asia bahkan melanjutkan perjalanan hingga Kampung Aisandami dengan dukungan tiga unit armada DAMRI.
Kunjungan tersebut turut didukung Dinas Pariwisata Kabupaten Teluk Wondama. Setibanya di Aisandami, wisatawan diajak menikmati langsung kekayaan alam dan budaya masyarakat setempat.
Salah satu pengalaman yang ditawarkan adalah melihat burung cenderawasih di habitat alaminya. Wisatawan juga mengikuti sejumlah aktivitas budaya, mulai dari pembuatan noken, pengolahan sagu, hingga menyaksikan pertunjukan tarian adat.
Rangkaian kegiatan itu membuat perjalanan wisatawan tidak sekadar menikmati panorama Papua. Mereka juga berkesempatan berinteraksi dengan masyarakat dan mengenal tradisi yang masih diwariskan secara turun-temurun.
General Manager DAMRI Cabang Manokwari Robby Mansoben mengatakan, transportasi menjadi bagian penting dalam mendukung pengalaman wisatawan selama berada di destinasi.
“Bagi wisatawan, perjalanan menuju destinasi merupakan bagian dari pengalaman itu sendiri. Karena itu, DAMRI senang dapat menjadi bagian dari perjalanan wisatawan internasional untuk mengenal lebih dekat keindahan alam dan budaya Papua, khususnya Kabupaten Teluk Wondama,” ujar Robby, Rabu (16/9/2026).
Menurut dia, pengalaman tersebut diharapkan meninggalkan kesan positif bagi wisatawan tentang Papua dan Indonesia.
Tak hanya melayani kunjungan wisatawan yang terkoordinasi, DAMRI juga menyediakan layanan reguler bagi masyarakat yang ingin menuju Aisandami secara mandiri.
Melalui rute Wasior–Aisandami–Yopanggar, masyarakat dapat menggunakan transportasi DAMRI dengan tarif Rp20.000. Layanan ini beroperasi Senin hingga Sabtu.
Keberangkatan Yopanggar menuju Wasior tersedia pukul 07.00 WIT, sedangkan perjalanan Wasior menuju Yopanggar berangkat pukul 16.00 WIT.
Dalam perjalanan tersebut, masyarakat juga dapat menemukan sejumlah potensi wisata, termasuk Pantai Rowor yang menjadi salah satu pilihan destinasi saat musim liburan.
Selain rute Aisandami, DAMRI Cabang Manokwari menyediakan sejumlah trayek lain di Kabupaten Teluk Wondama dan sekitarnya, yakni Taman Masasoya–Iriati–Rasiei, Taman Masasoya–Sanduai–Dotir, Wasior–Sikama–Goro, serta Wasior–Naikere–Wosimi.
Tarif layanan tersebut mulai Rp5.000 sehingga masyarakat memiliki pilihan transportasi publik untuk menjangkau berbagai wilayah di Wondama.
Pengerahan tiga armada untuk wisatawan kapal pesiar menunjukkan dukungan DAMRI terhadap mobilitas pariwisata di Papua. Kolaborasi dengan Dinas Pariwisata Teluk Wondama juga menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas menuju destinasi wisata.
DAMRI berharap keberadaan layanan transportasi hingga kawasan wisata dapat membuka akses yang lebih luas bagi wisatawan maupun masyarakat untuk menikmati potensi alam dan budaya Teluk Wondama.
Penulis : lazir
Editor : ameri












