Peringatan Hardiknas 2026 di MA Khomsani Nur: Upacara Meriah dengan Nuansa Kebhinekaan

- Penulis

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hardiknas 2026 di MA Khomsani Nur (foto. atz)

Hardiknas 2026 di MA Khomsani Nur (foto. atz)

LUMAJANG – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di MA Khomsani Nur berlangsung penuh makna dengan balutan semangat kebersamaan dan keberagaman. Sejak pagi hari, suasana di halaman Pondok Pesantren Khomsani Nur Klanting sudah dipadati oleh para guru dan siswa yang bersiap mengikuti upacara bendera, Jumat (1/5/2026)  pada pukul 07.30 WIB

Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti seluruh dewan guru serta siswa-siswi MA Khomsani Nur. Nuansa kebhinekaan begitu terasa, terlihat dari para peserta yang mengenakan beragam pakaian adat Nusantara, mulai dari batik hingga busana khas suku Tengger, menciptakan pemandangan yang semarak sekaligus sarat makna persatuan.

Rangkaian kegiatan berjalan tertib dan lancar dari awal hingga akhir. Momentum ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan terhadap dunia pendidikan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran untuk menanamkan nilai persatuan, toleransi, serta kecintaan terhadap budaya bangsa di kalangan pelajar.

Dalam sambutannya, Kepala Madrasah MA Khomsani Nur menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya peringatan Hardiknas tahun ini. Ia mengajak seluruh siswa menjadikan momen ini sebagai penyemangat dalam menuntut ilmu.

“Alhamdulillah, kita bisa memperingati Hari Pendidikan Nasional tahun ini. Jadikan momentum ini untuk terus semangat dalam menuntut ilmu, karena ilmu adalah dasar dari kesuksesan, baik di dunia maupun di akhirat, bahkan kesuksesan dunia dan akhirat,” ujarnya.

Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, peringatan Hardiknas 2026 di MA Khomsani Nur menjadi ajang refleksi bersama tentang pentingnya pendidikan sebagai fondasi membangun masa depan. Pendidikan tidak hanya dipandang sebagai proses akademik, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Penulis : atz

Editor : ameri

Berita Terkait

Dua Tahun Belajar Pagi-Sore, SMAN 7 Pontianak Akhirnya Dapat Bantuan Revitalisasi
Kunjungi Rumah Mahasiswa Unram, Lalu Hadrian Ungkap Pentingnya KIP Kuliah
SMA Unggul Garuda Jangkau 51 Titik, Penerimaan Siswa Baru 2027/2028 Disosialisasikan
Orang Tua Siswa Buka Suara, Hetifah Soroti Keamanan Asrama Sekolah Rakyat Samarinda
Lantik 162 Pejabat Kemendikdasmen, Abdul Mu’ti Tekankan Birokrasi yang Melayani
Toreh Sejarah Baru, Pramuka MA Khomsani Nur Lumajang Gelar Pelantikan Perdana
Dulu Bocor dan Rusak, Kini SDN Cirimekar 02 Bogor Punya Ruang Kelas Lebih Nyaman
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Sekolah, Korban Capai 1.000 Orang

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:44 WIB

Dua Tahun Belajar Pagi-Sore, SMAN 7 Pontianak Akhirnya Dapat Bantuan Revitalisasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Kunjungi Rumah Mahasiswa Unram, Lalu Hadrian Ungkap Pentingnya KIP Kuliah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:44 WIB

SMA Unggul Garuda Jangkau 51 Titik, Penerimaan Siswa Baru 2027/2028 Disosialisasikan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Orang Tua Siswa Buka Suara, Hetifah Soroti Keamanan Asrama Sekolah Rakyat Samarinda

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Lantik 162 Pejabat Kemendikdasmen, Abdul Mu’ti Tekankan Birokrasi yang Melayani

Berita Terbaru

Titi Kamal (foto. ist)

Hiburan

Rahasia Titi Kamal Tetap Ceria, Biasakan Diri Bersyukur

Selasa, 20 Okt 2026 - 01:00 WIB