Stok Beras BULOG Tembus 5 Juta Ton, Tonggak Baru Ketahanan Pangan Nasional

- Penulis

Jumat, 24 April 2026 - 06:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, mendampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (foto.bulog)

Direktur Utama BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, mendampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (foto.bulog)

JAKARTA — Ketahanan pangan nasional memasuki babak baru setelah Perum BULOG mencatatkan capaian bersejarah. Untuk pertama kalinya, cadangan beras pemerintah yang dikelola BULOG berhasil menembus angka 5 juta ton, menandai penguatan signifikan dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Indonesia.

Capaian tersebut terungkap saat Direktur Utama BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, mendampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Gudang Filial BULOG Cabang Karawang, Kamis (23/4/2026).

Ahmad Rizal menegaskan, angka tersebut bukan sekadar statistik, melainkan cerminan nyata peran negara dalam menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat luas.

“Alhamdulillah per pagi ini, Kamis tanggal 23 April 2026 stok beras yang ada di gudang BULOG menembus angka 5.000.198 ton. Pencapaian 5 juta ton ini adalah wujud komitmen BULOG dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras. Ini juga menjadi fondasi kuat untuk menghadapi berbagai tantangan ke depan, sekaligus memastikan masyarakat tetap memperoleh akses pangan yang cukup dan terjangkau,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang menyaksikan langsung kondisi gudang yang terisi penuh memberikan apresiasi atas kerja keras BULOG.

“Terima kasih Pak Dirut BULOG dan seluruh jajaran yang telah bekerja keras hingga stok cadangan beras pemerintah bisa mencapai 5 juta ton pada pagi ini,” kata Andi Amran.

Keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari optimalisasi penyerapan gabah dan beras petani dalam negeri, penguatan koordinasi lintas sektor, hingga dukungan infrastruktur pergudangan yang semakin luas dan modern.

Saat ini, BULOG didukung jaringan logistik yang masif, terdiri dari lebih dari 1.500 gudang milik sendiri serta lebih dari 1.200 gudang mitra yang tersebar di seluruh Indonesia. Infrastruktur ini memastikan cadangan beras tersimpan dengan aman dan siap disalurkan secara merata sesuai kebutuhan.

Dengan stok yang kuat, BULOG tak hanya berfungsi sebagai stabilisator harga, tetapi juga menjadi pilar utama dalam ekosistem pangan nasional. Cadangan ini berperan strategis dalam meredam gejolak harga, mengantisipasi kondisi darurat, hingga mendukung berbagai program bantuan pangan pemerintah.

Capaian ini sekaligus menjadi suntikan semangat bagi seluruh insan BULOG untuk terus meningkatkan kinerja dan memperkuat peran strategis dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional. Kolaborasi dengan petani, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan pun akan terus diperkuat.

Ke depan, BULOG optimistis fondasi yang semakin kokoh ini akan mempercepat terwujudnya swasembada dan kedaulatan pangan nasional secara berkelanjutan.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Ateng Sutisna Desak Pemerintah Benahi Pasar Modal, Ancaman Turun Kelas MSCI Jadi Peringatan
Investasi Rp1.010 Triliun Diklaim Tumbuh, Hafisz Tohir Soroti Lelang SUN Anjlok 50 Persen
Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton
50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia
Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun
Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber
Beras SPHP Dikemas Ulang Jadi 50 Kg, BULOG Turunkan Satgas Khusus ke Seluruh Indonesia
Wamentan Dorong Koperasi Beli Susu Peternak Langsung, Ini Targetnya

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:51 WIB

Investasi Rp1.010 Triliun Diklaim Tumbuh, Hafisz Tohir Soroti Lelang SUN Anjlok 50 Persen

Minggu, 1 November 2026 - 14:20 WIB

Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:47 WIB

50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber

Berita Terbaru