Perkuat Sinergi, YPJI Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Kediaman Designer Kondang Nina Nugroho

- Penulis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – Bertepatan dengan 8 Ramadan 1447 H atau Kamis, 26 Februari 2026, jajaran pengurus Yayasan Peduli Jurnalis Indonesia (YPJI) melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman desainer kondang Nina Nugroho di kawasan Cibubur. Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat komitmen kolaborasi antara yayasan dan salah satu anggota Dewan Pembinanya itu.

Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Umum YPJI Andi Arif, Sekretaris Umum Indrawan Ibonk, serta sejumlah pengurus lainnya. Suasana ramah tamah berlangsung hangat, sekaligus diisi dengan penyampaian pandangan dan komitmen dari Nina Nugroho terhadap kiprah yayasan.

Dalam sambutannya, Andi Arif menyampaikan apresiasi atas dukungan yang selama ini diberikan Nina kepada YPJI. Ia berharap, sebagai anggota Dewan Pembina, Nina dapat terus mengiringi dan mendukung langkah organisasi dalam mengabdi kepada para jurnalis.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang konsisten. Harapannya, kolaborasi ini semakin kuat dan berdampak luas bagi teman-teman jurnalis, khususnya di Jakarta dan Jabodetabek,” ujar Andi.

Dalam kesempatan tersebut, digelar pula pembagian jaket seragam pengurus YPJI yang didesain langsung oleh Nina Nugroho. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan pengurus sebagai tanda soliditas dan identitas organisasi.

Jaket seragam tersebut dirancang dengan pendekatan profesional namun tetap elegan, mencerminkan karakter jurnalis yang dinamis sekaligus berintegritas. Nina menjelaskan, desain tersebut tidak hanya berfungsi sebagai atribut organisasi, tetapi juga sebagai simbol kebersamaan dan semangat kolektif.

“Seragam ini bukan sekadar pakaian, tetapi representasi nilai dan tanggung jawab yang kita emban bersama,” ungkapnya.

Di samping itu, dalam pidatonya, designer kondang yang bernama lengkap Nina Septiana itu mengungkapkan bahwa keterlibatannya di YPJI berawal dari pertemuan informal dalam sebuah acara di Kemayoran. Dari obrolan santai yang berkembang menjadi diskusi serius di Butik Nina Nugroho di Trans Studio Mall, ia akhirnya menerima amanah sebagai pembina.

“Nama adalah doa. Dari nama Yayasan Peduli Jurnalis Indonesia, sudah jelas bahwa tujuan utamanya adalah kepedulian terhadap jurnalis,” ujar Nina.

Ia menegaskan, fokus utama organisasi adalah membantu para jurnalis, terutama dalam aspek sosial dan kebersamaan. Menurutnya, kehadiran yayasan harus benar-benar dirasakan saat anggota berada dalam situasi sulit.

“Jika teman-teman sedang dalam kondisi senang, mungkin tidak perlu memberi tahu saya karena pasti banyak yang menemani. Tapi jika ada yang mengalami kesulitan, insya Allah saya siap membersamai sesuai kapasitas yang saya miliki,” tuturnya.

Nina juga menekankan bahwa ketulusan menjadi modal utama dalam membangun hubungan jangka panjang dengan komunitas jurnalis, yang menurutnya telah terjalin sejak sekitar 2015. Ia menilai, kesamaan frekuensi dan semangat kebersamaan menjadi fondasi kuat dalam membangun kolaborasi.

Sebagai desainer sekaligus pemimpin perusahaan, Nina menyatakan kesiapan untuk mendukung program-program YPJI, baik internal maupun eksternal. Ia membuka peluang pemanfaatan fasilitas yang dimilikinya untuk kegiatan diskusi dan penyusunan program kerja.

“Perbedaan cara bukan masalah selama tujuan kita sama. Justru perbedaan menjadi kekuatan untuk saling melengkapi,” katanya.

Saat ini, Nina juga tengah menempuh studi doktoral di bidang komunikasi. Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat memberikan kontribusi nyata bagi penguatan kapasitas organisasi dan para jurnalis.

Ia menegaskan, kontribusi yang diberikan tidak bersifat transaksional, melainkan dilandasi niat baik dan tanggung jawab moral. “Selama bisa memberikan manfaat, saya akan menjalankannya dengan sepenuh hati,” ucapnya.

Pertemuan tersebut ditutup dengan buka puasa bersama di kediaman Nina. Suasana kebersamaan yang hangat, ditambah simbolisasi pembagian jaket seragam, menjadi penanda komitmen untuk terus memperkuat solidaritas dan kepedulian terhadap insan pers.

Silaturahmi Ramadan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan penegasan arah bahwa kolaborasi antara pelaku industri kreatif dan komunitas jurnalis dapat menjadi kekuatan sosial yang saling menguatkan. ***

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru