OMI 2025: Wadah Prestasi, Kreativitas, dan Silaturahmi Pelajar Madrasah

- Penulis

Jumat, 3 Oktober 2025 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025. (foto. atz)

Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025. (foto. atz)

LUMAJANG – Semangat dan antusiasme pelajar madrasah mewarnai pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 yang digelar di Kabupaten Lumajang pada Kamis (2/10/202).

Ajang ini bukan hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga wadah bagi siswa untuk menyalurkan kreativitas, memperluas wawasan, serta mempererat silaturahmi antar madrasah dari berbagai daerah.

Kegiatan berlangsung meriah dengan atmosfer persaingan sehat yang tetap menjunjung tinggi sportivitas. Para peserta memamerkan kemampuan akademik dan kreativitas mereka di berbagai bidang ilmu pengetahuan, menjadikan OMI sebagai momentum penting untuk mengukur sekaligus mengasah potensi diri.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang, Achmad Faisol Syaifullah, S.Ag., M.H. Dalam sambutannya, ia memberikan motivasi kepada peserta untuk berkompetisi dengan jujur dan sportif.

“Kompetisi ini bukan sekadar menentukan siapa pemenangnya, tetapi juga menjadi sarana belajar agar setiap peserta dapat berkembang menjadi pribadi yang unggul,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan harapan besar agar peserta asal Lumajang mampu meraih prestasi gemilang hingga level nasional. Dukungan penuh dari pemerintah daerah pun ditegaskan melalui kehadirannya, sekaligus mengajak semua pihak untuk terus bersinergi dalam memajukan pendidikan madrasah.

Dengan kerja sama yang solid dan semangat tinggi, OMI 2025 di Lumajang diyakini akan melahirkan generasi madrasah yang berprestasi, berkarakter, dan siap membawa nama baik daerah ke kancah lebih luas.

Penulis : atz

Editor : ameri

Berita Terkait

Orang Tua Siswa Buka Suara, Hetifah Soroti Keamanan Asrama Sekolah Rakyat Samarinda
Lantik 162 Pejabat Kemendikdasmen, Abdul Mu’ti Tekankan Birokrasi yang Melayani
Toreh Sejarah Baru, Pramuka MA Khomsani Nur Lumajang Gelar Pelantikan Perdana
Dulu Bocor dan Rusak, Kini SDN Cirimekar 02 Bogor Punya Ruang Kelas Lebih Nyaman
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Sekolah, Korban Capai 1.000 Orang
TKA 2026 Ditutup, 4,2 Juta Siswa Sudah Mendaftar
Abdul Mu’ti Tegaskan Pendidikan Pancasila Tak Cukup Diajarkan di Kelas, Ini yang Diperkuat Kemendikdasmen
Forses 2026 Digelar, Mendiktisaintek Dorong K/L Perkuat Sinergi dan Pelayanan Publik

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Orang Tua Siswa Buka Suara, Hetifah Soroti Keamanan Asrama Sekolah Rakyat Samarinda

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Lantik 162 Pejabat Kemendikdasmen, Abdul Mu’ti Tekankan Birokrasi yang Melayani

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Toreh Sejarah Baru, Pramuka MA Khomsani Nur Lumajang Gelar Pelantikan Perdana

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:05 WIB

Dulu Bocor dan Rusak, Kini SDN Cirimekar 02 Bogor Punya Ruang Kelas Lebih Nyaman

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:48 WIB

FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Sekolah, Korban Capai 1.000 Orang

Berita Terbaru